Senin, 27 Juni 2016

Sistem Oprasi berbasis GUI

GUI atau Graphical User Interface merupakan sistem yang memungkinkan para pengguna untuk melakukan interaksi dengan komputer. GUI sendiri bukanlah sebuah sistem operasi, melainkan sebuah desain antar muka pada komputer Anda agar komputer yang Anda gunakan saat ini memiliki tampilan yang lebih atraktif dibandingkan dengan komputer beberapa dekade yang lalu.
Selama bertahun tahun teknologi GUI ini terus dikembangkan untuk keperluan sistem operasi seperti Windows, Macintosh, Linux, Symbian dan masih banyak lagi sistem operasi yang membutuhkan sistem GUI ini untuk membentuk sebuah tampilan antar muka yang menarik. Sistem operasi yang menggunakan GUI pertama adalah sistem operasi yang berasal dari Apple, yakni Macintosh. Setelah Macintosh, banyak penggiat atau developer dari developer yang mengikuti langkah dari Macintosh untuk mengadopsi sistem GUI ke dalam sistem operasinya.
Dalam tulisan kali ini, Plimbi akan membahas tentang daftar sistem operasi jaringan berbasis GUI dan beberapa kemajuan yang signifikan dalam desain GUI serta tampilan antar muka pengguna berbasis grafik pada sistem operasi yang ada saat ini. Berikut daftar sistem yang menggunakan basis GUI.
Xerox 8010 Star (1981)
Ini adalah sistem pertama yang disebut sebagai komputer desktop yang terintegrasi penuh, termasuk aplikasi dan GUI dan dikenal sebagai "The Xerox Star”, kemudian berganti nama menjadi "Viewpoint” dan kemudian berganti lagi namanya menjadi "GlobalView”. Apple Lisa Office System 1 (dirilis pada 1983) Sistem dikenal sebagai Lisa OS, atau singkatan dari Office System. Sistem ini dikembangkan oleh Apple dengan maksud sebagai pemrosesan dokumen workstation. Sayangnya workstation ini tidak bertahan lama, Xerox mengalami kemunduran pada saat dikenalkan sistem operasi Apple Macintosh yang ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau. Ada beberapa tambahan untuk upgrade ke versi Lisa OS, Lisa OS 2 di tahun 1983 dan Lisa OS 7 / 7 3.1 pada tahun 1984, dan dapat di upgrade oleh sistem itu sendiri, tapi sistem ini belum memakai (GUI).

VisiCorp Visi On
VisiCorp pertama kali dikembangkan GUI desktop yang ditujukan untuk IBM PC. Sistem ini ditargetkan untuk perusahaan-perusahaan besar dan hadir dengan harga yang tentunya tinggi dan tidak bisa dimiliki oleh setiap orang secara pribadi. Sistem GUI ini memanfaatkan mouse dengan built-in installer serta tidak menggunakan ikon pada tampilannya. Inilah yang menjadi kekurangan sekaligus batu sandungan GUI jenis ini yang mengantarkan kegagalan dari sistem ini.

Mac OS System 1.0
Mac OS Sistem 1.0 adalah merupakan sistem operasi pertama yang dikembangkan GUI untuk Macintosh. Beberapa fitur ini merupakan dari sistem operasi modern, karena pada setiap jendela (window) sudah disertai dengan ikon. Pada setiap jendela dapat dipindahkan dengan mouse dan tak hanya terbatas pada jendela, file dan folder pun dapat disalin dengan hanya menyeret dan menempatkan atau yang sering kita kenal saat ini dengan istilah drag and drop ke lokasi atau target yang diinginkan pengguna. Konsep inilah yang diterapkan Apple pada Mac hingga sekarang yang sudah menjadi versi OSX Snow Leopard. Dan mungkin inilah yang membuat Mac dikatakan simple dibanding GUI jenis lain dan menjadi sistem operasi yang diklaim memiliki sistem GUI terbaik dibandingkan dengan sistem operasi yang lain.

Amiga Workbench 1.0
Ketika pertama kali dirilis, saat itu Amiga berada di urutan terdepan untuk sebuah sistem operasi, karena sistem GUI yang ditanamkan pada sistem operasi ini sudah memiliki fitur warna yang belum dimiliki GUI lain pada masanya. Meskipun hanya tersedia dalam empat warna yang diantaranya hitam, putih, biru, jingga. Selain telah memiliki warna, sistem operasi ini juga memiliki keunggulan lain, seperti kemampuan multitasking, dukungan suara stereo dan pengaturan pada ikon (selected dan unselected). Fitur-fitur inilah yang membuat GUI jenis ini populer pada masanya.

Windows 1.0x
Di tahun ini, Microsoft akhirnya berhasil mengejar posisi seluruh sistem operasi antarmuka dengan merilis Windows 1.0, pertama sistem operasi berbasis GUI. Sistem ini menampilkan 32 × 32 piksel ikon dan warna grafis. Fitur yang paling menarik lainnya adalah ikon animasi jam analog yang pada akhirnya fitur ini dihilangkan. Lalu fitur ini kembali dihidupkan di Windows Vista ( pada Gadget di Sidebar ) . Nama Windows sendiri dinamakan oleh salah satu pegawai Bill Gates yang memiliki arti jendela-jendela pengoperasian.

Windows 95
User interface benar-benar dirancang ulang sejak versi 3.x. Microsoft melakukan restorasi besar besaran pada sistem operasi ini. Dan perkembangan pada versi ini untuk pertama kalinya adalah dengan adanya Tombol Start yang terkenal saat itu.Ini merupakan salah satu kemajuan besar Microsoft mengenai sistem operasi itu sendiri dan serta tampilan GUI yang juga benar-benar berbeda.

Windows 98
Tidak ada yang berubah pada sistem operasi satu ini, dari bentuk ikon hingga Internet Explorer yang ditanamkan pada sistem operasi satu ini masih sama seperti apa yang tertanam pada Windows 95. Untuk GUI sendiri, Windows 98 ini sudah memiliki 256 warna.

GNOME 1.0
Desktop GNOME ini diutamakan untuk Red Hat Linux, kemudian dikembangkan lagi untuk distributor Linux lainnya juga.

Mac OS X
Pada awal tahun 2000, Apple mengumumkan sistem operasi dengan tampilan Aqua dan pada tahun 2001 perusahaan tersebut merilis sistem operasi baru yang disebut Mac OS X. Dengan ukuran ikon default 32 x 32 dan 48 x 48 yang dapat diubah menjadi 128 x 128 piksel anti-alias dan ikon semi-transparan. Banyak kritik ditujukan kepada Apple setelah merilis GUI ini. Tampaknya pengguna belum cukup siap oleh perubahan besar ini, tetapi para pengguna cukup cepat mengadopsi gaya baru GUI ini. Namun berkat inovasi inilah Mac OS disebut-sebut sebagai GUI tercantik kala itu dan sering tampil di televisi. Bahkan untuk film Block Buster pun juga memunculkan Mac ini kedalam filmnya.

Windows XP
Sejak sistem operasi dirilis, Microsoft cenderung sepenuhnya berkonsentrasi kepada GUI, tidak terkecuali Windows XP. Pada versi ini tampilan GUI Windows mengalami perubahan total dan skinnable, sehingga pengguna dapat mengubah seluruh tampilan GUI serta tampilan Ikon pun dapat di ubah secara otomatis. Berkat OS ini pula lah yang mendorong Microsoft menjadi Mayoritas OS di dunia. Terlebih dukungan vendor-vendor software yang cenderung hanya mengembangkan software-nya pada jenis ini dan jarang di kembangkan di Mac ataupun Linux sekalipun.

Windows Vista
Ini adalah respon Microsoft kepada para pesaingnya. Mereka juga cukup banyak penambahan fitur 3D dan animasi. Sejak Windows 98, Microsoft telah selalu berusaha meningkatkan kualitas pada desktop. Dengan Windows Vista, mereka merilis widget yang baik sebagai pengganti Active Desktop. Namun yang menjadi persoalan ialah software default Microsoft yang sengaja dibuat untuk mempercantik OS nya tersebut malah menjadi penyebab lambatnya sistem di Vista, misalnya tema-tema yang terdapat pada Vista.

Mac OS X Leopard
Dengan 6 generasi, sistem Mac OS X Apple, sekali lagi meningkatkan user interface, GUI merupakan sebuah dasar untuk versi Aqua seperti candy scroll dan grey platinum, serta warna biru. Dalam GUI yang baru ini terdapat fitur 3D yang terlihat jelas, 3D dock terbaru dan banyak lagi animasi interaktif lainnya yang mampu memanjakan mata penggunanya.

Mac OSx SnowLeopard
Mac OS X Snow Leopard merupakan sistem operasi keluaran terbaru yang memiliki tampilan GUI yang makin ditingkatkan. Beberapa fitur pun ditambahkan pada sistem operasi ini, seperti penambahan Stack yang membuat tampilan desktop ini terlihat lebih atraktif. Tidak hanya penambahan stack, bahkan scroll bar pada sistem operasi ini pun benar-benar berubah.

Windows 7
Windows 7 merupakan versi penerus dari Windows Vista yang juga menjadi pembaharu dari Vista sendiri. Tampilan GUI pada Windows 7 memang tidak jauh berbeda dengan Vista. Namun pihak Microsoft sendiri mengklaim bahwa Windows 7 memiliki 127 fitur baru yang diantaranya 27 perbaikan GUI dari versi yang sebelumnya.

Sumber : http://www.plimbi.com/article/9209/macammacam-sistem-operasi-jaringan-berbasis-gui
Read More

Jaringan LAN (Local Area Network)

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah salah satu dari macam-macam jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.

Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.

Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. baca juga cara daftar wifi id. Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal.

Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai. Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang sempit
3. Tidak memerlukan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi. Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
pengertian jaringan lan  jaringan wan  jaringan lan man wan  cara membuat jaringan lan  kelebihan jaringan lan  topologi jaringan  jaringan komputer  membuat jaringan lan

Cara Kerja Jaringan LAN

Jaringan sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri. Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik.

Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau saling mengakses. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama.

LAN yang umumnya menggunakan hub/switch, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah Hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision, sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu. Itulah diantara kelebihan dan kekurangan jaringan LAN. baca juga pengertian hub

Cara Membuat Jaringan LAN.

Jaringan LAN merupakan jaringan komputer lokal yang digunakan untuk area terbatas seperti rumah ataupun sekolah. Jaringan LAN sangat mudah dibuat karena hanya membutuhkan beberapa peralatan dan setting pada komputer. Kali ini Prinsip Kerja LAN, LAN dapat definisikan sebagai network.

Alat untuk membangun sebuah jaringan LAN

1. Router
Router adalah sebuah perangkat keras komputer yang berperan sebagai jantung pada sebuah jaringan. Router berfungsi untuk menghubungkan jaringan satu dengan jaringan lain. Dalam kasus ini, router menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN.baca lebih kengkap di pengertian router dan fungsinya

2. Switch
Berbeda dengan router, switch berfungsi untuk menghubungkan masing-masing komputer pada sebuah jaringan LAN.

3. EthernetCard
Ethernet card adalah sebuah adapter untuk mencolokkan kabel ethernet sehingga komputer bisa tersambung menuju jaringan. Biasanya, pada komputer-komputer terbaru, kartu ini telah disematkan secara onboard sehingga anda tidak perlu untuk membeli lagi.
4. Ethernet Cable
Yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke router atau bisa juga komputer satu dengan komputer lain. Ujung pada kabel ini diberi sebuah konektor yang disebut RJ-45. RJ-45 memiliki 2 settingan, yaitu straight dan cross. Straight digunakan untuk menghubungkan komputer ke router sedangkan cross digunakan untuk menyambungkan komputer langsung dengan komputer.

5. Modem
Jika anda ingin menghubungkan jaringan anda ke internet, maka anda juga harus membeli sebuah modem. Jika anda tidak membeli sebuah modem, maka komputer anda hanya bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang terdapat pada jaringan LAN tersebut. cara instal modem

6. Peralatan lain
Crimping tool, LAN tester, gunting, multimeter.
Crimping tool digunakan untuk menyambungkan RJ-45 dengan kabel ethernet. LAN tester digunakan untuk testing kabel LAN telah berfungsi atai tidak. Sebagai alternatif untuk mempercepat ataupun mempermudah pekerjaan anda, anda bisa meminta tolong kepada penjual kabel ehternet misalnya untuk sekaligus memasangkan RJ-45, sehingga anda tinggal memasangkan kabel-kabel tersebut menuju router dan komputer.

Sebelum menyiapkan peralatan di atas. sangat disarankan anda melakukan perencanaan terlebih dahulu, yaitu meliputi jumlah komputer, luas area. Dengan begitu anda bisa membuat rancangan kabel yang efektif sehingga bisa menghemat biaya yang dibutuhkan. Anda bisa menggunakan software seperti paint untuk membuat rancangan penataan jaringan LAN anda. Setelah itu, barulah anda beli perlengkapan yang diperlukan dan pasangkan perlatan-peralatan di atas .

Berikut adalah model yang akan kita pakai untuk membangun jaringan LAN (bisa juga untuk Warnet). sumber gambar (microsoft.com).
pengertian jaringan lan  jaringan wan  jaringan lan man wan  cara membuat jaringan lan  kelebihan jaringan lan  topologi jaringan  jaringan komputer  membuat jaringan lan

1. Adalah Internet
3. Adalah modem sekaligus Router yang menghubungkan komputer server menuju internet
4. Komputer server
5. Switch

Setelah hardware terpasang, sekarang adalah tahap untuk setting software. setting ini meliputi instalasi OS, setting network connection, konfigurasi TCP/IP address, terakhir adalah uji coba jaringan yang telah anda pasang.

7. Mengaktifkan Internet Connecting Sharing.
ICS bertujuan untuk membagikan koneksi internet komputer host menuju komputer lainnya.

Untuk mengaktifkan ICS pada komputer server, silahkan buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center, Klik kanan pada koneksi yang ingin anda bagikan, klik Properties, klik tab Sharing, lalu centang kotak Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection, simpan.

Oke, sampai tahap ini, hanya komputer server yang bisa terhubung ke internet Setelah koneksi dibagikan, maka masing-masing komputer harus mendapatkan IP address. Caranya,

1. buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center.
2. Klik kanan pada Koneksi LAN, Klik Properties.
3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), kemudian pilih properties.
4. klik Obtain an IP address automatically atau Obtain an IPv6 address automatically.

Sumber : http://www.pintarkomputer.org/2015/10/pengertian-dan-cara-membuat-jaringan-lan.html
Read More

Sabtu, 18 Juni 2016

Teknologi Barcode

Perkembangan dari teknologi barcode
Pemakaian sistem barcode semakin luas dari waktu ke waktu. bahkan perusahaan elektronikpun tidak ketinggalan memakainya untuk mempermudah penjelasan materi kasar dan produk yang sudah terjual. Beberapa barcode standar telah dikembangkan selama beberapa tahun, yang biasa disebut dengan simbologi.Simbologi barcode dibedakan dalam 2 jenis, dalam bentuk linear atau dimensional.
1. Teknologi Laser
Teknologi laser menggunakan dioda laser berkekuatan 650ns. Laser ini sebenarnya setara dengan kekuatan laser pada pointer presentasi. Prinsipnya, dengan menambahkan sebuah motor yang bergerak ke kiri dan kanan secara cepat maka titik laser akan membentuk sebuah garis. Garis laser ini yang membaca barcode dan menerjemahkannya ke dalam sandi ASCII.Karena Barcode laser menggunakan motor maka barcode scanner jenis ini rentan rusak jika terjatuh. Walaupun beberapa produk sudah diuji drop test 1-1,5 M pada concentrate drop test, namun tetap saja lebih rentan bila dibandingkan dengan barcode yang menggunakan teknologi CCD. Kelemahan barcode scanner laser lainnya adalah tidak bisa digunakan untuk membaca barcode 2 dimensi. Barcode jenis terakhir ini mulai banyak digunakan oleh industri manufaktur besar seperti Seagate Hardisk Disk, Sony, dan Matsuhita.
2. Teknologi CCD
Teknologi CCD (Charge Coupled Device) menggunakan sinar infrared, berbeda dengan sistem laser, seperti yang dipakai pada kamera.Kepekaan pembacaan CCD masih dibawah sistem Laser. Apalagi bagi orang yang bisa menggunakan sistem laser, dimana cara scanning barcode harus tegak lurus, maka harus mengubah kebiasaan -karena pembacaan pada CCD tidak perlu tegak lurus, namun menggunakan sudut. Pembacaan dengan scanner CCD juga mensyaratkan supaya sinar dan objek barcode didekatkan atau ditempelkan pada jarak maksimal 2 cm. Jenis barcode scanner CCD jauh lebih kuat dan tahan banting.
3. Teknologi Linear Imager 
Teknologi yang terbaru menggunakan linear imager red lead. Dengan mengusung kapasitas mulai 2000-2500 piksel, teknologi ini menggabungkan kepekaan laser, kekuatan CCd, ditambah dengan kemampuan untuk membaca barcode 2 dimensi. Beberapa vendor barcode scanner terkemuka mulai menggunakan teknologi ini, seperti Datalogic dahulu (PSC), Metrologic, Symbol, HHp, Postronix, dan lain-lain. Bahkan salah satu pelopor DataLogic sudah menghentikan produk barcode jenis CCD dan laser dengan menggantinya dengan teknologi linear imager.
Dimasa depan teknologi linear imager akan menggantikan produk-produk barcode scanner yang ada sat ini. Beberapa produk yang sudah lazim di Indonesia, antara lain :
a. Datalogic PSC QS2500 ( Generasi pertama linear imager, masih kurang peka).
b. Datalogic Heros PS-130 (Barcode scanner berkualitas dari Datalogic).
c. Datalogic PSC QS6500 ( Pengganti PSC QS-6000 laser yang sangat fenomenal).
d. Metrologic MS1890 (produk berkualitas dari Metarologic. Salah satu linear Imager terbaik).
e. Postronix Proxima ( Linear imager pertama dengan 2.5 MP, performa superior).
f. Honeywell IT2800g.
g. Intermec SR30.
Beberapa manfaat yang dapat diambil dari penggunaan barcode, antara lain :
1. Akurasi
Meningkatkan akurasi dengan mengurangi kesalahan manusia dari pemasukan data secara manual atau item yang salah baca atau salah label.
2. Kemudahan pemakaian
Barcode mudah digunakan. Dengan hardware dan software yang tepat bisa memaksimalkan proses otomatisasi pengumpulan data. Tentu lebih mudah membuat inventarisasi akurat dengan sistem barcode dibanding dengan cara manual.
3. Keseragaman pengumpulan data
Bearagam standar pemenuhan dan simbologi barcode yang terstandardisasi menjamin informasi diterima dan disampaikan dengan cara yang benar sehingga bisa diterima dan dipahami secara umum.
4. Feedback yang tepat waktu
Barcode menawarkan feedback yang tepat waktu. Begitu muncul, data bisa diterima dengan cepat sehingga memungkikan pengambilan keputusan yang cepat berdasarkan informasi terbaru.
5. Keamanan
Pada bisnis retail seperti supermarket, banyak pembeli nakal yang menukar label harga produk dengan label harga yang lebih murah.Kesalahan yang sama bisa trejadi pada saat menempel label maupun pada saat kasir menghitung total belanja. Dengan menggunakan barcode, kemungkinan ini dapat ditekan.
6. Meningkatkan produktivitas
Barcode membuat aktivitas operasional dalam bisnis menjadi lebih singkat.
7. Meningkatkan profit
Peningkatkan efisiensi yang diberikan barcode memungkinkan perusahaan menghemat biaya sehingga profit bisnisnya jadi meningkat.
Sumber : http://www.kiosbarcode.com/blog/manfaat-dan-perkembangan-teknologi-barcode/
Read More

Apa itu BIOS

Fungsi utama BIOS adalah mengontrol hardware (perangkat keras) komputer dengan memberikan instruksi atau perintah menginsialisasi dan identifikasi perangkat sistem yang disebut dengan POST (Power On Selft Test). Perangkat sistem yang diintruksikan yaitu RAM, CPU, Hardisk Drive, CD/DVD, VGA Card, Keyboard, dan Mouse serta Hardware pada saat booting
 
1. Macam-Macam Fungsi BIOS -  Selain dari fungsi utama BIOS, terdapat juga fungsi-fungsi lain BIOS pada komputer. Fungsi BIOS yang lainnya adalah sebagai berikut... 
  • Pengaturan media penyimpanan 
  • Menunjang proses inisialisasi atau penyalaan komputer
  • Pengaturan proses booting
  • Pengecekan sejumlah hardware
  • Pengaturan Keyboard, USB, Mouse dan perangkat lainnya.
2. Jenis - Jenis BIOS - BIOS terbagi atas 3 jenis yang paling banyak digunakan oleh komputer. Jenis-jenis BIOS adalah sebagai berikut... 
a. AMI BIOS 
Pengertian AMI BIOS - AMI BIOS adalah BIOS yang berasal dan dikembangkan oleh Megatrend Amerika yang populer pada tahun 2002 sebagai fimrware komputer. Perusahaan AMI BIOS banyak diproduksi perusahaan yang memiliki motherboard dan perusahaan lain menjual motherboard.
Kode Beeb Peringatan/ Masalah AMI BIOS
  • 1x : RAM mengalami masalah
  • 2x : Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
  • 3x : Kegagalan memori pada 64 pertama
  • 4x : Timer pada sistem gagal bekerja
  • 5x : CPU Error atau motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
  • 6x : Controller pada keyboardtidak dapat berjalan dengan baik
  • 7x : Vido Mode Error
  • 8x : Tes Mmori VGA gagal
  • 9x : Checksum error ROM BIOS bermasalah
  • 10x : CMOS Shutdown resd/write mengalami masalah
  • 11x : Chache memori error
  • 1 beeb panjang dan 3 beeb pendek : Extended memori rusak
  • 1 beeb panjang dan 8 beeb pendek : Tes tampilan gambar gagal

b. AWARD BIOS 
Pengertian AWARD BIOS - AWARD BIOD adalah BIOS yang memiliki built- in program yang dapat dimodifikasi dasar sistem konfigurasi oleh pemakainya. Informasi disimpan di CMOS RAM yang dapat menyimpan informasi setup, bahan ketika power dimatikan.  Cara menjalankannya : dengan menekan tombolDELETE ketika anda menghidupnya atau reboot sistem untuk masuk ke awal program setup BIOS.

Kode Beeb Peringatan/ Masalah AWARD BIOS
  • 1 beep panjang dan 2 beep pendek : Video error
  • 1x beep panjang  : kesalahan RAM
  • 1x panjang dan 2x beep pendek : VGA Rusak
  • 1x panjang dan 3x beep pendek  : Keyboard rusak
  • Beep tak terputus : RAM atau Grafik tidak terpasan

c. PHOENIX BIOS
Pengertian PHOENIX BIOS - PHOENIX BIOS adalah BIOS yang mengembangkan dan mendukung perangkat sistem lunak sistem inti yang paling banyak digunakan di Indoneia baik itu komputer pribadi dan perangkat komputer lainnya. Produk PHOENIX  biasa disebut dengan BIOS atau firmware yang memiliki keunggulan dalam dukungan dan mengaktifkan kompatibilitas, konektivitas, kemanan, pengelolaan berbagai komponen, dan teknologi yang digunakan dalam perangkat tersebut. 

Kode Beeb Peringatan/ Masalah PHOENIX BIOS
  • 1x - 1x - 4x = BIOS rusak
  • 1x - 2x - 1x = Motherboard rusak
  • 1x - 3x - 1x = RAM mengalami kerusakan
  • 3x - 1x - 1x = Motherboard rusak
  • 3x - 3x - 4x = VGA mengalami kerusakan

d. IBM BIOS
Pengertian IBM BIOS - IBM BIOS adalah  sebuah perusahaan yang memproduksi perangkat keras dan perangkat lunak. IBM (Internasional Business Machines Corporation) yang berdiri 16 juni 1911 dan beroperasi sejak 1888 yang berpusat di Armonk, New York, Amerika Serikat. IBM BIOS meluncurkan tiga versi antara lain sebagai berikut.. 

  • 24 April 1981, BIOS yang hanya memiliki memori fisik hingga 544 kb yang tidak dilengkapi fitur pemindahan blok memori UMA (Upper Memory Adress) untuk beberapa kartu ekspansi seperti adapter hardisk, video, dan lain-lainnya.
  • 19 Oktober 1981, BIOS versi kedua yang sama dengan keluaran pertama, namun diunggulkan dengan ditambahi bugfix.
  • 27 Oktober 1982, BIOS versi ketiga yang memiliki memori fisik 640 kb yang ditambah fitur pemindahan blok memori UMA (Upper Memory Adress). BIOS versi ketiga paling banyak digunakan.
Kode Beeb Peringatan/ Masalah IBM BIOS
  • Tidak ada Beep : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
  • 1 Beep pendek : Normal POST dan PC dalam keadaan baik
  • Beep terus menerus : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
  • Beep pendek berulang-ulang : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
  • 1 Beep panjang 1 Beep pendek : Masalah Motherboard
  • 1 Beep panjang 2 Beep pendek : Masalah bagian VGA Card (mono)
  • 1 Beep panjang 3 Beep pendek : Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
  • 3 Beep panjang : Keyboard error
  • 1 Beep : blank monitor VGA card sirkuit
3. Cara Mengakses BIOS - Cara mengakses BIOS adalah dengan menekan tombol delete atau F2 pada saat komputer di nyalakan. Kemudian akan terdapat tulisan seperti "Prees F2 to Enter Setup", maka tekan F2 secara berulang-ulang. 

4. Keunggulan BIOS - BIOS memiliki keunggulan disaat troubleshooting pada kerusakan komputer antara lain sebagai berikut.. 
  • Masalah komputer yang mati total dapat diatasi dengan mereset BIOS komputer
  • Melihat spesifiaksi pada setiap perangkat komputer
  • Mengoptimalkan kinerja komputer yang dikenal overclocking
  • Menginstalasi komputer windows melalui pengaturan firs boot terlebih dahulu.
Sumber : http://www.artikelsiana.com/2015/04/BIOS-pengertian-fungsi-jenis-jenis-bios.html#
Read More

Perbedaan 32 bit dengan 64 bit

Sebagai salah satu pengguna OS Windows kita pasti sering mendengar istilah x86 (32-bit) dan x64 (64-bit) jika ingin menginstall suatu windows. Tapi mungkin kita sebagai pengguna tidak mengetahui makna sebenarnya dari kata tersebut dan kegunaan dari Windows 32-bit serta 64-bit. Saat ini Microsoft dengan Windows 7 sebagai OS yang paling terbaru telah mempopulerkan istilah Windows 64-bit kepada pengguna terutama pengguna rumahan serta telah berhasil membuat pengguna untuk menggantikan sistem 32-bit mereka. Disini saya akan menjelaskan pengertian dan perbedaan Windows 64-bit dibandingkan dengan Windows 32-bit.

Apa sebenarnya perbedaan dari 32-bit dan 64-bit? Format xx-bit mengacu pada besarnya register CPU. Register tersebut artinya besar jumlah penyimpanan yang digunakan oleh CPU untuk menyimpan suatu data. Hal ini sangat diperlukan untuk mempercepat akses data sehingga kinerja dari komputer tersebut tetap optimal. 

Sehingga jika kita mendasarkan pada besarnya register CPU tersebut, CPU dengan register 64-bit dapat memproses data lebih banyak dibandingkan dengan register 32-bit yang lebih cepat daripada 16-bit dan 8-bit. Semakin banyak ruangan yang tersedia dalam sistem register CPU, maka semakin banyak juga proses yang dapat ditangani sekaligus, khususnya dalam penggunaan sistem memori. Sebagai contoh, suatu CPU dengan register 32-bit akan memiliki platform sebanyak 232 alamat dalam register, sehingga kecepatan aksesnya hanya terbatas pada memori 4Gb RAM 

pada umumnya Laptop dan PC keluaran terbaru sekarang sudah dapat menggunakan sistem 64-bit. Untuk komputer komputer low end yaitu Intel Atom hingga Intel Dual Core saat ini tidak dapat menggunakan sistem 64-bit. Hanya Intel Dual Core keatas yang dapat menggunakan sistem 64-bit. Namun untuk memastikan apakah Komputer anda dapat mendukung sistem 64-bit anda dapat menggunakan Program Identifikasi Processor dari Intel untuk mengetahui apakah processor anda mendukung sistem 64-bit atau tidak

Selain yang disebutkan diatas, OS dengan sistem 64-bit memiliki beberapa kelebihan lainnya, antara lain adalah : 

1. Pada sistem 32-bit kita hanya dapat menambahkan RAM hingga 4Gb, selanjutnya hanya akan menjadi sebuah hiasan hardware dan tidak dapat digunakan. Namun pada penggunaan sistem 64-bit, kita dapat menambahkan RAM hingga maksimum 198 Gb. Bahkan secara teoritis sebenarnya sistem 64-bit ini bisa menggunakan RAM hingga 17 Milyar Gbs.

2. Pada sistem 64-bit penggunaan RAM tersebut juga dapat dilakukan dengan lebih efisien. Karena sifat dari sistem 64-bit tersebut dan bagaimana Windows sistem 64-bit dapat mengalokasikan memori sehingga kita dapat melihat hanya sedikit sistem memori kita yang digunakan oleh sistem sekunder seperti Video Card.

3. Dibawah arsitektur 32-bit, Windows memiliki keterbatasan penggunaan memori untuk menjalankan aplikasi hanya sebatas 2Gb saja. Sedangkan untuk game modern, aplikasi aplikasi photo dan video editing serta aplikasi lainnya membutuhkan memori yang besar. Dengan sistem 64-bit, semua dapat teratasi karena secara teoristis kemampuan penggunaan memori dapat ditingkatkan hingga 8Tb virtual memori. Penulis rasa itu lebih dari cukup untuk menggunakan aplikasi aplikasi diatas, bahkan mungkin secara bersamaan.

4. Windows 64-bit dengan prosesor modern 64-bit memiliki sistem proteksi atau keamanan tambahan yang tidak terdapat di sistem 32-bit. Sistem keamanan ini juga termasuk hardware D.E.P. serta Kernel Patch Protection yang akan melindungi kita terhadap eksploitasi kernel, dan driver driver yang harus sah secara digital yang dapat menahan driver tersebut dari virus.

Namun tidak ada yang sempurna, masih banyak kelemahan kelemahan yang terdapat pada sistem 64-bit. Seperti contohnya, Kita tidak dapat menemukan driver 64-bit untuk perangkat hardware yang sudah sangat lama. Kita mungkin tidak akan mengalami kesulitan apabila hardware yang kita pakai diproduksi pada masa 1-2 tahun yang lalu. Namun apabila hardware yang kita gunakan sudah terlalu lama, bukan tidak mungkin kita harus mengganti hardware tersebut menjadi yang baru. 

Hal ini dikarenakan para vendor hardware berfikir untuk menghabiskan waktu dan biayanya hanya untuk mendukung produk barunya dibandingkan harus menghabiskannya pada produk yang lama. Hal yang lainnya adalah meskipun jarang namun tidak dapat dihindari kita tidak dapat mengupgrade memori RAM menjadi diatas 4Gb karena tidak support oleh Motherboard kita. 

Hal ini tentunya akan sangat mengecewakan meskipun kita masih dapat menikmati versi 64-bit, namun kita tidak dapat menikmati kelebihan akses kepada memori. Namun dengan lebih murahnya Hardware sekarang mungkin dapat menjadi sebuah pertimbangan untuk mengganti perangkat hardware anda menjadi yang terbaru untuk dapat menggunakan sistem 64-bit


Perbedaan 32-bit dan 64-bit pada dasarnya mengacu pada teknologi pemroses (processor) pada komputer mengenai bagaimana menangani informasi. Processor 64-bit akan mampu mereferensikan pengalamatan data pada memory dibanding processor 32-bit, dan secara teori ini akan dapat memproses data lebih cepat dan performance komputer menjadi lebih baik.

Adanya Windows 32-bit dan 64-bit mengacu pada kemampuan processor yang dapat menjalankan jenis Windows ini. Windows 64-bit hanya dapat diinstall pada komputer yang processornya sudah mempunyai kemampuan 64-bit, dan Windows 32-bit dapat diinstall baik pada processor dengan kemampuan 32-bit maupun 64-bit. 

Perbedaan versi 32-bit dan 64-bit pada suatu software Windows ini mengacu pada edisi Windows yang digunakan, apakah Windows 32-bit atau 64-bit. Suatu software yang didesain untuk Windows 64-bit hanya bisa digunakan pada Windows 64-Bit, sedangkan software yang didesain untuk Windows 32-bit masih mungkin bisa digunakan pada Windows 64-Bit tetapi tidak berlaku untuk semua software.

Pilihan yang tepat dalam memilih edisi software adalah menyesuaikan dengan jenis Windows yang digunakan. Jika tanpa disertai keterangan atau informasi untuk 32-bit atau 64-bit, umumnya software-software yang beredar saat ini ditujukan untuk Windows 32-bit.

Untuk mengetahui apakah Windows yang digunakan adalah 32-bit atau 64-bit salah satu cara yang dapat dilakukan berdasarkan versi Windows yang digunakan yang pada dasarnya sama yaitu melihat informasi diControl Panel — System:

•   Windows XP 
Klik kanan My Computer pada desktop kemudian pilih Properties (atau dari Control Panel – System). Pada tab General perhatikan pada bagian System, untuk Windows XP 32-bit akan tertulis seperti  Microsoft Windows XP Professional, sedang untuk Windows XP 64-bit akan tertulis seperti  Microsoft Windows XP Professional x64 Edition. Jadi jika Windows XP 64-bit ada tambahan keteranganx64 Edition.

•   Windows Vista 
Masuk ke Control Panel – System dan lihat informasi System type di bawahSystem, untuk Windows Vista 32-bit akan tertulis keterangan 32-bit Operating System, sedangkan untuk Windows Vista 64-bit akan tertulis keterangan 64-bit Operating System.

•   Windows Server 2003 
Masuk ke Control Panel – System, pada tab General perhatikan pada bagian System, untuk Windows Server 2003 32-bit akan tertulis seperti  Microsoft Windows Server 2003 Standard Edition, sedang untuk Windows XP 64-bit akan tertulis Microsoft Windows Server 2003 Standard x64 Edition. Jadi sama seperti Windows XP, untuk Windows Server 2003 ada tambahan keterangan x64 Edition.

Jadi jika Anda menemui adanya pilihan software untuk Windows 64-bit dan sudah memastikan bahwa edisi Windows yang digunakan adalah 64-bit, akan lebih optimal jika menggunakannnya, namun jika tanpa keterangan peruntukannya, umumnya dapat digunakan baik untuk Windows 32-bit maupun 64-bit kecuali ada keterangan dari pembuatnya bahwa program tersebut tidak dapat berjalan di atas Windows 64-bit


  • Processor 32-bit artinya register-register nya berukuran 32 bit.
  • Processor 64-bit artinya register-register nya berukuran 64 bit.
Yang di maksud dengan register ialah register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses tinggi yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses, sementara data dan instruksi lainnya yang sedang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama. 

Register-register ini lah yang digunakan untuk melakukan macam-macam operasi. Misalnya c = a + b, maka register "eax" akan me-load nilai dari "a" (di memory), kemudian pada register "eax" ditambahkan nilai dari "b", lalu "eax" ditulis ke memory pada posisi variabel "c". Dalam arsitektur 32-bit dengan 64-bit register memiliki beberapa pengaruh di antaranya :

Pengaruh ukuran register terhadap kecepatan: Setiap proses baca/tulis dari memory (disebut dengan load/store) membaca/menulis informasi sebesar ukuran register; maka register 64-bit potensial membaca/menulis memory 2x kecepatan register 32-bit. Tapi ini teoretis saja, karena kenyataannya prosesor juga menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal lain selain load/store, seperti pemrosesan matematis, vector-processing, dll.

Pengaruh ukuran register terhadap presisi: Secara simplistik: Makin panjang register, makin banyak angka di-belakang-koma yang bisa dihitung secara akurat. Sebagai gambaran: Misalkan resolusi bilangan real pada 32-bit adalah 0.0001, maka resolusi bilangan real pada 64-bit bisa mencapai 0.0000001 (jadi jauh lebih presisi).

Pengaruh ukuran register terhadap ukuran memori: Salah satu dari sekian banyak register adalah "addressing register". Addressing register (atau registers, kalau lebih dari satu) adalah register yang memiliki fungsi 'menunjuk' ke alamat tertentu dalam memory. Jangkauan (range) penunjukan ini disebut dengan istilah memory space. Pada arsitektur 32-bit, addressing registers mampu 'menunjuk' posisi memory dari 0 s/d 4'294'967'295 (4 GiB - 1). Inilah yang mengakibatkan muncul "batasan 4 GiB" pada sistem berbasis arsitektur 32-bit. Pada arsitektur 64-bit, addressing registers mampu 'menunjuk' posisi memory dari 0 s/d 18'446'744'073'709'551'615 (16 EiB - 1). Seperti kita lihat, tidak ada lagi "batasan 4 GiB" pada sistem berbasis arsitektur 64-bit.

Pengaruh ukuran register terhadap dataset: "Dataset" adalah istilah untuk 'seperangkat data yang di-load ke dalam memory untuk diproses dan (optionally) ditulis kembali ke hard disk'. Sistem 32-bit terbatas pada dataset sebesar (2^32)-1, atau (4 GiB - 1). Mengingat sebagian memory harus digunakan untuk OS dan program database ybs, maka biasanya dataset nya hanya sebesar 1-2 GiB saja. Artinya, sebuah database yang berukuran, katakanlah, 20 GiB (tidak asing dalam konteks perusahaan besar), harus diproses 10~20x. Sistem 64-bit tidak memiliki batasan di atas. Dia dapat me-load dataset sebesar ketersediaan memory. Artinya, database 20 GiB di atas dapat di-load seluruhnya (asal memory mencukupi), diproses dalam sekali jalan saja.

Meskipun komputer 64-bit tampak baru di dunia teknologi, tapi pada sesungguhnya telah ada semenjak beberapa tahun yang lalu. Komputer pertama yang menggunakan arsitektur 64-bit adalah Cray UNICOS, yang disetting untuk digunakan sebagai superkomputer 64-bit (Cray 1 dapat dilihat pada gambar di bawah ini). 
Komputer 64-bit ini diperkirakan akan ramai menjadi super komputer atau komputer server hingga 15 tahun lagi, dan selama itu, para konsumen secara berangsur-angsur beralih ke komputer 64-bit, padahal pada kenyataannya banyak dari mereka yang sudah menggunakannya. Sebagai contohnya: Nintendo 64 dan PlayStation 2 yang memiliki processor 64-bit.
  
AMD64 adalah terobosan (breakthrough) AMD dalam dunia processor x86. Dahulu sampai dengan prosesor Pentium 3, Intel bersikukuh menggunakan hanya arsitektur 32-bit pada processor x86. Intel menghabiskan uang jutaan dollar untuk mengembangkan arsitektur 64-bit yang samasekali baru (artinya: Tidak kompatibel dengan dunia x86) dalam bentuk Intel ITANIUM. 

AMD kemudian mengembangkan instruction set (dan arsitektur) dari processor x86 yang dibuatnya (AthlonXP) sehingga lahirlah Athlon64: Processor x86 yang memiliki arsitektur 64-bit. Instruction set yang diperluas ini disebut AMD64 oleh AMD. Intel terpaksa melakukan cross-license, dan menggunakan instruction set tersebut juga tapi dirubah dengan nama EMT64, bukan AMD64. 

Biasalah, masalah corporate pride   Di tahun 2000-an, orang-orang dibuat bingung dengan versi 64-bit. Buat apa menggunakan versi 64-bit, sedangkan sedikit sekali driver yang support. Di tahun 2001, kemudian Microsoft merilis Windows XP 64-bit Edition, tapi tetap saja dengan support driver yang terbatas. Tahun selanjutnya, OS X Panther dan Linux Distributions mulai membuat CPU yang support 64-bit dalam beberapa kapasitas. 

Selama 5 tahun, Mac OS X belum sepenuhnya bisa support 64-bit dengan merilis OS X Leopard. Kemudian, Microsoft membuat versi support 64-bit dengan Windows Vista-nya, tapi tetap saja, minim sekali driver yang support, sampai akhirnya keluarlah Windows 7 yang dapat mem-populerkan proses komputer 64-bit hingga ke pengguna rumahan.

Sumber : http://mukainternet.blogspot.co.id/2012/12/perbedaan-32-bit-dan-64-bit.html
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

BTemplates.com