Minggu, 20 Maret 2016

Daftar Pustaka

Daftar Pustaka
            Daftar pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah seperti makalah, skripsi, tugas akhir, Laporan, thesis, dan penelitian. Pemilihan daftar pustaka ini harus benar-benar sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam makalah. Mahasiswa, dosen, siswa tidak boleh mencantumkan nama/judul buku, artikel/jurnal serta dokumen lainnya baik cetak maupun internet yang tidak terdapat dalam daftar pustaka ini. Mengingat arti Penting dari bagian karya ilmiah yang satu ini, maka mahasiswa, dosen,siswa maupun masyarakat umum lainnya perlu mengetahui cara dan penulisan daftar pustaka yang baik dan benar. 
Ada beberapa komponen dalam penulisan daftar pustaka yaitu :
  • Nama penulis dan nama keluarga (jika ada)
  • Ditempatkannya didepan nama kecil
  • Tahun Penerbitan
  • Judul Buku
  • Tempat Penerbitan
  • Nama Penerbit
Tujuan dan Manfaat
Penulisan Daftar Pustaka memiliki tujuan dan manfaat yang sangat banyak diantaranya
  • Ciri khas karya tulis ilmiah.
  • Rujukan, kajian atau sumber ilmu pengetahuan terkait.
  • Memberikan kepuasan batin untuk penulis, penerbit dan sebagainya.
  • Mengetahui kota atau tempat terbit.
  • Membangun kepercayaan pembaca.
  • Membantu pembaca mencari bahan bacaan atau ilmu pengetahun terkait isi karya tulis.
Ketentuan Daftar Pustaka
            Daftar pustaka ditulis dalam spasi tunggal dan antara pustaka satu dengan lainnya ditulis dengan jarak dua spasi. Ditulis dengan urutan nama pengarang, tahun terbit, judul buku, kota, penerbit.
            Disusun berdasarkan urutan abjad nama belakang penulis pertama (bila lebih dari satu kata). Penulisan a/ dan ibn (untuk nama Arab) serta van (untuk nama Belanda) diabaikan dalam penyusunan abjad. Apabila menggunakan dua sumber pustaka yang pengarangnya sama maka sumber ditulis buku mana yang terbit dulu baru buku yang terbit kemudian. Contoh:
Saryono, Djoko. 1995. Psikolinguistik. Malang: FPBS IKIP MALANG.
____________. 1997. Religiositas Jawa dalam Fiksi Indonesia.Malang: FPBS IKIP MALANG.
Jika karya yang dikutip berupa terjemahan maka penerjemah ditulis dengan nama karya dan didahului dengan kata “terj”. Judul buku dalam jurnal ataupun buku Antologi ditulis tegak dan diberi tanda kutip. Nama jurnal dan judul buku Antologi ditulis miring.
            Baris pertama rata kiri dan baris berikutnya menjorok ke dalam. Penulisan tanda titik (.) diletakkan setelah nama pengarang, setelah tahun terbit, setelah judul buku, dan setelah nama penerbitnya. Penulisan tanda koma (,) diletakkan pada nama pengarang, misalnya Sucipto, Adi. Penulisan tanda titik dua (:) diletakkan setelah kota terbit.
Penulisan Daftar Pustaka
1. Pustaka Buku dan Buku Terjemahan
  1. Buku. Penulis. Tahun terbit. Judul buku (ditulis miring). Volume (jika ada). Edisi atau cetakan (jika ada). Kota terbit: Nama penerbit.Contoh:

Nurhadi. 1990. Membaca Cepat dan Efektif. Bandung: CV Sinar Baru.
  1. Buku Terjemahan. Penulis asli. Tahun terbit buku terjemahan. Judul buku terjemahan (miring). Volume (jika ada). Edisi (jika ada). Diterjemahkan oleh: nama penerjemah. Kota terbit terjemahan: Nama penerbit terjemahan.Contoh:

Cushing, B.E. 1990. Sistem Informasi Akuntansi dan Organisasi Perusahaan. Edisi ke 3. Diterjemahkan oleh: Kosasih. Jakarta: R.Erlangga.
  1. Artikel dalam Buku. Penulis artikel. Tahun. Judul artikel (miring). Nama editor. Judul buku (miring). Volume (jika ada). Edisi (jika ada). Kota terbit: Nama penerbit.Contoh:

Hedley, C. 1970. Reading and Language Difficultiesm.Wilson, J.A.R. Diagnosis of Learning Difficultiesm. Pp135-156. New York: McGraw-Hill.
2. Pustaka Skripsi, Tesis, dan Disertasi
Penulis. Tahun. Judul skripsi, tesis, atau disertasi (diberi tanda petik dua). Nama fakultas atau program pascasarjana. Universitas. Kota.
Contoh:
Wahyudi, Johan. 2009. “Upaya Meningkatkan Kemampuan Menyunting Karangan dengan Penerapan Metode Inkuiri”. Program Pascasarjana. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
3. Pustaka Laporan Penelitian
Peneliti. Tahun. Judul laporan penelitian (diberi tanda petik dua). Nama proyek penelitian. Nama institusi. Kota.
Contoh:
Wahyudi, Johan. 2009. “Meningkatkan Kemampuan Menulis Petunjuk dengan Pemanfaatan Lingkungan Sekolah”. Jurnal Bahasa dan Sastra Nomor 05 Volume 1 Tahun III. Balai Bahasa Kalimantan Timur. Samarinda.
4. Pustaka Artikel Surat Kabar
Penulis. Tahun. Judul artikel (diberi tanda petik dua). Nama surat kabar (miring). Tanggal terbit. Halaman.
Contoh:
Wiyono, Agung. 2009. “Ayo Menulis Buku”. Majalah Guruku. Edisi Juni 2009. Halaman 13.
5. Pustaka Artikel dari Internet
Ingat, saat menulis pustaka dari internet tidak diperkenankan mengutip artikel dari internet yang tidak ada nama penulisnya.
  1. Artikel Majalah Ilmiah Versi Cetakan. Penulis. Tahun. Judul artikel (diberi tanda petik dua). Nama majalah (ditulis miring sebagai singkatan resminya). Nomor. Volume. Halaman.
  2. Artikel Majalah Ilmiah Online. Penulis. Tahun. Judul artikel (diberi tanda petik dua). Nama majalah (ditulis miring sebagai singkatan resminya). Nomor. Volume. Halaman. Alamat website.
  3. Artikel Umum. Penulis. Tahun. Judul artikel (diberi tanda petik dua). Alamat website (miring). Diakses tanggal…Contoh:

Wahyudi, Johan. 2010. “Jika Naskah Buku Ditolak Penerbit”.Http://media.kompasiana.com/buku/2011/01/20/jika-naskah-buku-ditolak-penerbit/Diakses pada Sabtu, 29 Desember 2014 jam 09.15.
  1. Kutipan dari Email. Penulis. Judul (diberi tanda petik dua). Alamat email. Diakses tanggal…Contoh:

Kecil, Lentera. “Keterampilan Menulis Paragraf”. weblenterakecil@yahoo.com. Diakses tanggal 29 Desember 2014.
6. Pustaka Hasil Seminar
Penulis. Tahun. Judul materi (diberi tanda petik dua). Nama konferensi. Kota.
Contoh:
Bentliff, G and O’Donovan. 1999. “Diffusion Artefact of Scanning Tunnelling Electron Microscopy”. Fifth International Workshop of Electron Microscopic Techniques. Canada.
Ingat, beberapa hasil konferensi menyatakan bahwa tidak boleh mengutip materi tanpa izin dari penulis. Oleh karena itu carilah konferensi yang boleh dikutip tanpa harus minta izin ke penulisnya.
7. Pustaka Hasil Wawancara
Nama pembicara (bubuhkan kata interview). Tahun. Judul (diberi tanda petik dua). Kota.
Contoh:
Sudrajat, Ahmad interview. 2014. “Interview of Bandeng History”. Jl. Mertapada 20.
Agar lebih meyakinkan, pastikan Anda telah merekam ketika wawancara tersebut berlangsung. Hal ini menjadi saksi dan bukti bahwa wawancara tersebut memang benar-benar dilakukan.
Catatan Penting Penulisan Nama
1.      Nama Penulis Lebih dari Satu Kata
Jika nama penulis terdiri atas dua kata atau lebih ditulis dengan cara dibalik (nama keluarga di depan). Nama utama diikuti tanda koma (,) dan singkatan nama lain diakhiri dengan tanda titik (.). Contoh: Muhammad Habibie ditulis menjadi Habibie, Muhammad. atau Habibie, M.

2.      Nama Penulis Diikuti Singkatan
Nama keluarga atau nama utama yang diikuti singkatan ditulis sebagai nama yang menyatu. Contoh: William A.I. ditulis menjadi William, A.I.

3.      Nama Penulis dengan Garis Penguhubung
Nama yang lebih dari dua kata tetapi merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan disatukan dengan tanda hubung. Contoh: Ahmad Al-Ghazali ditulis menjadi Al-Ghazali, Ahmad.

4.      Penulis Dua Orang
Jika ada 2 penulis, yang dibalik hanya nama 1 penulis saja. Contoh: Saryono, Djoko dan Wahyudi Siswanto.

5.      Penulis Lebih Dari Dua Orang
Nama penulis ditulis 1 saja dan diikuti dkk. Misalnya ada 3 penulis yaitu Kisyani Laksono, Bambang Yulianto, dan Titik Harsiati, maka ditulis: Laksono, Kisyani dkk.

6.      Penulisan Gelar
Gelar tidak boleh dicantumkan di belakang nama dalam daftar pustaka.

7.      Penulis Tidak Diketahui
Gunakanlah kata “anonim” jika penulisnya tidak diketahui.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Pustaka
Akses : 4 Maret 2016 pukul 17.27
Penulis : anonym
Sumber : http://www.satujam.com/membuat-atau-menulis-daftar-pustaka/
Akses  : 4 Maret 2016 pukul 17.16
Penulis : Henny Alifah
Sumber : http://postingan-all.blogspot.co.id/2013/01/pengertian-cara-membuat-dan-contoh.html
Akses : 4 Maret 2016 pukul 17.13
Penulis  : anonim





Read More

Senin, 25 Januari 2016

Sistem Pakar Untuk Persediaan Barang



Sistem Pakar Untuk Persediaan Barang
            Sistem persediaan barang merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan, terlebih lagi jika perusahaan tersebut bergerak dalam bidang persediaan barang. Ketersediaan barang dalam memenuhi pesanan pelanggan menjadi sangat penting. Namun, stok barang yang terlalu menumpuk dan ketidak tepatan waktu akan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit (Jonhny Hizkia ,2011).
            Pengolahan data persediaan barang gudang yang saat ini berjalan manual, artinya dari pencatatan dan pengolahan data menggunakan selembar kertas berupa persedian dan data berada dalam Microsoft Exel yang hanya dapat dilihan dalam satu sheet. Data tersebut hanya bisa dilakukan oleh bagian menghitung data persediaan barang apabila memenuhi data persediaan barang. Aktifitas secara manual ini memperlabat pengelohan barang maupun data dalam suatu perusahaan.
            Penyimpanan data-data dalam persediaan barang di simpan kedalam database dengan lengkap dan terpercaya, umumnya  data tersebut dikembangkan dengan suatu sistem pakar. Proses melalui beberapa tahap yang mencakup pemilihan masalah, didapatnya evaluasi meninjau kesalahan dan menyediakan catatan yang menyangkut proses pemikiran yang digunakan oleh tenaga ahli. Akumulasi fakta akan dikembangkan pada rekayasa aturan pada basis pengetahuan(Farhansyah, 2004).
            Kadir Abdul (2002) Sistem ini dapat mengubah dan transformasi keahlian untuk menyelesaikan masalah dalam perusahaan dari sumber pengetahuan  maupun data ke dalam program komputer. Dalam tahap ini knowledge enginner menyimpan pengetahuan untuk merubahnya kedalam basis data dan memudahkan mengidentifikasi kerusakan data. Pengaruh sistem ini berdampak dalam berbagai divisi perusahaan.
            Penjelasan diatas tentu saja mengacu pada pengolahan data yang berkaitan erat dengan sistem pakar. Tabel pengaruh sistem pakar dalam suatu perusahaan.
Tabel pengaruh sistem pakar dalam suatu perusahaan.
Karakteristik Sistem Pakar
Pengaruh dalam perusahaan
High Performance
Sistem memudahkan respon dalam penyimpanan data mau mengabil data.
Good Reliability
Mengurangi biaya dalam perusahaan.
Understanable
Berpengaruh menjelaskan langkah-langkah penyediaan barang maupun data.

            Table tersebut membuktikan berpengaruhnya sistem pakar dalam suatu perusahan dalam berbagai divisi pada perusahaan. Pengaruh sistem ini harus dipaparkan sehingga dapat digunakan untuk membantu divisi pada suatu perusahaan. Sistem dari High Performance ini memudahkan respon menyimpan dan mengambil data penyediaan barang dengan memberikan kode dari setiap barang yang sudah diproduksi maupun yang belum di produksi(Subakti ,2006).
Good reliability yang sangat membantu perusahaan dari segi manajemen keuangan perusahaan. Sistem tersebut memang membutuhkan dana yang lebih besar, tetapi berpengaruh dalam menajemen keuangan perusahaan yang menyimpan data dengan baik. Perusahan yang memiliki sistem tersebut akan lebih konsisten dan terstruktur dalam pengeluan atau masuknya biaya perusahaan.
Cepatnya analisa yang dikeluarkan oleh sistem tersebut membuat beberapa divisi perusahan memiliki waktu yang banyak untuk mengevaluasi hasil dari sistem tersebut. Understanable salah satu karakteristik dari sistem pakar yang membantu langkah-langkah saat menjalankan sistem tersebut. langkah-langkah tersebut memudahkan semua divisi dalam perusahaan salah satunya divisi persedian barang.

Daftar Pustaka :
Jonhny Hizkia. 2011. Analisa Perancangan Sistem Berbasis Web Untuk Persedian Barang Pada PT Dwijaya Selaras. Jurnal Infotmatika, vol 3, no 1, pp 58 – 71.
Subakti, Irfan. 2006. Sistem Berbasis Pengetahuan. Surabaya : Jurnal Teknologi Infirmasi Istitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. 2006. h. 3-33.
Farhansyah, 2004,”Basis Data”, Informatika Bandung.
Kadir Abdul, 2002, “Dasar Pemrograman Web Dinamis”, Yogyakarta



 
Read More

Senin, 14 Desember 2015

System Keamanan E-Commerce

          Richardus Eko Indrajit (2001) menyatakan e-commerce yakni suatu mekanisme bisnis elektronis yang memfokuskan diri pada transaksi bisnis berbasis individu dengan menggunakan internet sebagai media pertukaran antara dua belah pihak melalui internet atau pertukaran dan distribusi informasi antar dua pihak (Business to Consumer). Dalam satu perusahaan dengan menggunakan internet (Business to Business).
          Business to Business (B2B) adalah sistem komunikasi bisnis on-line antar pelaku bisnis, sedangkan Business to Consumer (B2C) merupakan mekanisme toko on-line (electronic shopping mall), yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customer. Budi Rahardjo (2008), dalam Business to Business pada umumnya transaksi dilakukan oleh para trading partners yang sudah saling kenal dengan format data yang telah disepakati bersama. Sedangkan dalam Business to Customer sifatnya terbuka untuk publik, sehingga setiap individu dapat mengaksesnya melalui suatu web server.
          Keamanan berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer. Dalam keamanan sistem komputer yang perlu kita lakukan adalah untuk mempersulit orang lain mengganggu sistem yang kita pakai, Harus dipastikan system bisa berjalan dengan baik dan kondusif Gollmann (1999) .
          Budi Rahardjo dkk (2005) mengungkapkan dalam Keamanan Integrity yang menjamin bahwa data tidak boleh berubah tanpa ijin pihak yang berwenang (authorized). Untuk aplikasi e-procurement, aspek integrity ini sangat penting. Data yang telah dikirimkan tidak dapat diubah oleh pihak yang berwenang. Pelanggaran terhadap hal ini akan berakibat tidak berfungsinya sistem e-procurement. Secara teknis ada banyak cara untuk menjamin seperti dengan menggunakan messange authentication codehash functiondigital signature.

Gollmann, 1999,Computer Security.
 Richardus Eko Indrajit, 2001, E-Commerce: Kiat dan Strategi Bisnis Di Dunia Maya, Jakarta,PT.Elex Media Komputindo, Hal.3
Budi Rahardjo, 2008,Keamanan Sistem Informasi Berbasis Internet.
Budi Rahardjo, Andika Triwidada, dan Maman Sutarman, (2005), Security Evaluation Checklist, Proceedings of INA-CISC 2005: Indonesia Cryptology and Information Security Conference, pp. 135-138.
Read More

Jumat, 13 November 2015

Penulisan Table dan Grafik

Table dan Grafik

Table 1. Motherboard Gaming 
         Berdasarkan table 1. Motherboard versi gaming memiliki performa dan komponen yang berbeda, seperti motherboard Asus Rampage V Extreme dilengkapi teknologi tambahan untuk memaksimalkan kinerja dari OC Socket. OC Socket yang ditambahkan pin penghubung circuit khusus dari kontak yang tersedia di land grid array (LGA) processor Haswell-E. Kelebihan Asus Rampage V Extreme menjadikan Motherboard  favorit gamers Indonesia.
          MSI X99S Gaming 9 mempunyai kelebihan mobo diantaranya 4 slot PCIE 3.0 x16, 8 slot DDR4 DIMM, 8 konektor SATA, M.2 socket,dan SATA Express port. Fitur USB 3.1 yang terintegrasi mobo MSI X99S Gaming 9. Teknologi mobo dirancang memberikan performa overclocker. sangat tinggi.
            Teknologi dan fitur GIGABYTE X99 SOC FORCE tidak kalah bersaing dengan ASUS maupun MSI. Gigabyte menawarkan motherboard high-end X99 SOC  berspesifikasi processor Haswell-E. Teknologi bandwidth ganda 20 Gbps M.2. Slot PCIe, 10 konektor SATA3, Sata Express, port sensor suhu,dan 8 slot DIMM DDR4 salah satu kelebihan GIGABYTE X99 SOC FORCE. 
 


Gabar 2. Grafik Social Platfrom
            Berdasarkan Gambar 2. Pengguna Social Platform secara global terus meningkat, mengikuti perkembangan teknologi didunia. Jumlah tersebut dialami pengguna Social Platfrom Facebook mengalami peningkatan yang stabil setiap tahunnya. Google+ salah satu situs media sosial yang sering dikunjungi, namun tidak mengalami peningkatan yang signifikan di setiap tahunnya.  
          Media sosial Twitter mengalami penurunan ditahun selanjutnya, penyebab penurunan media sosial Twitter berkurangnya pengguna baru. Menurunnya pengguna Twitter, memberi kesempatan Social Platform baru maupun lama menempati posisi media sosial Twitter. Pengguna terbanyak Social Platform tiga tahun terakhir diperoleh media sosial Facebook.
         











Read More

Senin, 12 Oktober 2015

Membagun Jaringan Komputer

JARINGAN KOMPUTER

Sebuah  jaringan  komputer  dapat  didefinisikan  sebagai sekumpulan komputer,printer atau perangkat keras lain nya yang bertugas menghubungkan komputer satu dengan komputer lain nya. Dengan tujuan untuk berbagi informasi secara bersamaan, memudahkan berkomunikasi, memperluas berbagi data dan manajemen komputer. Jaringan komputer mempunyai dua tipe yaitu:
a)    Jaringan berbasis server
Jaringan berbasis server atau client server biasanya menggunakan sistem oprasi Windows 2000, dan client server menggunakan sistem oprasi Windows 2000 prefessional, Windows XP dan lainya.
b)   Jaringan peer to peer
Jaringan peer to peer  setiap komputer dapat berbagi (sharing) data dengan computer lainnya dalam satu jaringan.

Jaringan komputer memiliki beberapa jenis jaringan seperti, Lokal Area Network (LAN) suatu jaringan yang menghubungkan antara perangkat keras dengan perangkat lunak komputer dengan menggunakan data yang sama, Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan komputer yang mempunyai area antar kota dalam satu propinsi, Wide Area Network (WAN) jaringan komputer yang ruang lingkupnya mencapai antar provinsi dan antar negara.

Dalam membuat jaringan membutuhkan komponen atau perangkat keras untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya. Berikut adalah komponen–komponen untuk membangun jaringan:
a)    Komputer server
Komputer server merupakan suatu komputer yang dijadikan sebagi pusat kendali yang berisi program dan data serta berfungsi sebagai penyedia layanan kendali komputer dan program lainnya.
b)    Komputer client
Komputer client merupakan komputer yang bekerja sebagai pengolah data yang diakses dari komputer server.
c)      Kabel Lan
Kabel LAN merupakan Perangkat keras untuk menghubungkan komputer satu dengan lainnya.
d)    Hub
Hub Digunakan untuk menghubungkan beberapa ethernet  menjadi satu segmen.
e)    Kabel UTP dan Konektor RJ45
Kabel UTP digunakan untuk menghubungkan segmen Ethernet dan  Konektor RJ45 penghubung dari kabel UTP.
Read More

Kamis, 01 Oktober 2015

Grafik komputer dan Citra

Grafik Komputer

Grafik pada komputer seperti manipulasi data piktorial oleh komputer dari berbagai teknologi yang digunakan untuk memanipulasi gambar. Dalam bentuk sederhana grafik komputer 2d yang berkembang menjadi grafik komputer 3d yang dikenal juga dengan istilah visualisasi data.
Grafik komputer mempunyai perbedaan antara lain :
Picture (gambar)  : Paling luas atau umum yang mencakup grafik dan citra.
Graphics (grafik) : Gambar yang dibuat dengan dengan cara dan aturan tertentu tanpa alat perekam gambar.
Image (citra) : Gambar yang diambil menggunankan alat pengambil gambar seperti,  kamera, satelit, foto, sidik jari, alat scan.

Elemen – elemen pada Grafik meliputi :
Geometris, kumpulan titik membentuk garis yang menjadi objek 3d atau 2d.
Rendering, membuat citra dari model yang telah dibentuk.
Animasi, menampilkan kembali objek yang bergantung pada waktu.

Sistem Grafik Komputer, merupakan perangkaat lunak atau perangkat keras untuk membuat gambar grafik
Non-interaktif : Grafik yang dibuat sebagai akhir dari proses dan berbentuk hardcopy.
Interaktif : Grafik Intraktif dapat dibuat dan dimanipulasi pada layar peraga yang  umum digunakan  seperti, LCD, laser, plasma.

Elemen – elemen pembetuk Grafik :
Text menunjukan pola – pola huruf pada komputer.
Filled Region adalah cara memberi atau memblok warna pada sebuah gambar.
Polilyne adalah deretan garis lurus yang berhubungan
Raster Image adalah penyajian gambar menggunakan matriks dari sel gambar.

Definisi citra

Citra dapat di definisikan secara luas sebagai "gambar" atau suatu fungsi dari intensitas cahaya dua dimensi yang ditampilkan pada layar komputer secara digital. Citra tidak selalu merupakan hasil rekaman langsung dari data suatu sistem dan hasil rekaman tidak selalu bersifat berlanjut, seperti pada gambar televisi, kamera, dan lain sebagainya. Dengan demikian untuk mendapatkan citra diperlukan suatu proses konversi sehingga citra dapat diproses dengan komputer.
Read More

Kamis, 11 Juni 2015

TEORI ORGANISASI 2



1.      PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
 
Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai struktur pasar atau industri di mana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual atau pun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan di pasar. Teori pasar persaingan sempurna dibuat atas dasar dua asumsi penting yang berkenaan dengan perilaku perusahaan individual dan yang berkenaan dengan industri.

Dalam kaitannya dengan perusahaan, diasumsikan bahwa perusahaan dalam pasar persaingan sempurna merupakan perusahaan penerima harga pasar (price taker). Perusahaan dapat mengubah tingkat produksi dan penjualannya dalam batas-batas yang mungkin tanpa menimbulkan efek ada harga komoditas yang dijualnya. Dengan kata lain perusahaan tersebut menerima secara pasif berapapun harga pasar yang berlaku. Dalam kaitannya dengan industri diasumsikan bahwa industri yang bersangkutan memiliki ciri kebebasan masuk dan keluar (freedom of entry and exit), ini berarti bahwa setiap perusahaan baru bebas untuk memulai produksi jika mereka menginginkannya, juga bebas untuk memberhentikan produksinya kapanpun juga mereka mau.

Prinsip-prinsip pada pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut:

1. Tidak ada satu penjual tunggal yang mempunyai sumber cukup banyak untuk mempengaruhi harganya di pasar
2. Sumber variabel mempunyai mobilitas yang tinggi untuk berbagai harga pasar dan penggunannya relatif fleksibel


A.      CIRI-CIRI PERSAINGAN SEMPURNA

Ciri-ciri dari pasar persaingan sempurna adalah seperti yang diuraikan di bawah ini:

1.      Perusahaan adalah pengambil harga. Pengambil harga atau price taker berarti suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar.
2.      Setiap perusahaan bebas keluar atau masuk. Perusahaan bebas untuk memulai produksi jika mereka menginginkannya, dan apabila sekiranya perusahaan mengalami kerugian dan ingin meninggalkan industri tersebut, langkah ini dapat dengan mudah dilakukan.

3.      Menghasilkan barang serupa. Barang yang dihasilkan oleh setiap perusahaan tidaklah mudah untuk dibedakan karena barang yang dihasilkan sangatlah sama atau serupa. Tidak terdapat pebedaan yang nyata dari barang yang dihasilkan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya. Barang seperti itu dinamakan dengan istilah barang identical atau homogenius.

4.      Terdapat banyak perusahaan di pasar. Sifat inilah yang menyebabkan perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk mengubah harga. Sifat ini meliputi dua aspek, yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-masing perusahaan adalah relatif kecil kalau dibandingkan dengan keseluruhan jumlah perusahaan di dalam pasar

5.      Pembeli mempunyai pengetahuan sempurna mengenai pasar. Ini dimisalkan bahwa jumlah pembeli sangat banyak.masing-masing pembeli tersebut memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai keadaan pasar, yaitu mereka mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubaha-perubahan ke atas harga tersebut. Akibatnya para produsen tidak dapat menaikkan harga yang lebih tinggi dari yang berlaku di pasar.


C. KESEIMBANGAN PASAR

Dalam pembahasan tentang kerjanya pasar persaingan sempurna, dalam teori dibedakan yaitu:

1.      Keseimbangan (equilibrium) produsen secara individual
2.       Keseimbangan (equilibrium) pasar, yaitu posisi keseimbangan antara penawaran dan permintaan di pasar tersebut.

Produsen secara individual dikatakan mencapai posisi keseimbangan (equilibrium) bila keuntungan perusahaanya maksimum, sedangkan pasar persaingan sempurna dikatakan mencapai posisi equilibrium apabila semua perusahaan ada dalam posisi ekulibrium dan jumlah total dari output perusahaan yang masing-masing berada pada posisi ekulibrium tersebut sama dengan jumlah total yang dikehendaki oleh konsumen.

Dari perspektif jangka waktu analisis mengenai bekerjanya pasar persaingan sempurna dibedakan menjadi dua yaitu:
1.      Analisis jangka pendek (short run), yaitu dengan asumsi setiap produsen tidak bisa menambah kapasitas produksinya dan tidak ada produsen baru keluar atau masuk ke dalam pasar.
2.      Analisis jangka panjang (long run), yaitu dengan asumsi dimungkinkan adanya perluasan kapasitas produksi.


Sehingga jangka waktu yang dimaksud di sini bukanlah perspektif lamanya waktu yang digunakan. Melainkan yang menjadi perbedaan apakah faktor produksi yang digunakan itu konstan atau berubah.

Dalam jangka pendek perusahaan hanya mempunyai satu atau lebih faktor tetap, dan satu-satunya cara untuk mengubah outputnya adalah dengan menggunakan lebih banyak atau lebih sedikit faktor yang dapat diubahnya. Jadi, kurva biaya perusahaan dalam jangka pendek adalah relevan dengan keputusan output yang diambilnya.

Dalam jangka pendek, terdapat tiga kemungkinan dalam corak keuntungan perusahaan:

1.      Mendapat untung luar biasa (supernormal)

Perusahaan akan mendapat keuntungan supernormal apabila harga lebih tinggi dari ongkos rata-rata yang paling minimum. Jadi, apabila harga adalah pada Po perusahaan akan mendaoat keuntungan luar biasa. Keuntungan ini dicapai pada waktu jumlsh produksi adalah Qo dan besarnya keuntungan adalah sebesar kotak yang diarsir. Keutungan seperti ini hanya akan berlaku dalam jangka pendek. Dalam jangka panjang adanya keuntungan tersebut akan menarik masuknya perusahaan baru dalam industri.

2.       Mengalami kerugian, tetapi masih bisa beroperasi

Terdapat dua kondisi perusahaan yang mengalami kerugian, yaitu dimana perusahaan tersebut masih bisa beroperasi dan kondisi yang kedua perusahaan harus tutup atau membubarkan perusahaan. Untuk kondisi yang pertama, menunjukkan keadaan yang dinyatakan yaitu harga lebih rendah dari biaya total rata-rata, tetapi lebih tinggi dari biaya variabel rata-rata. Gambaran seperti ini berarti perusahaan memperoleh hasil penjualan yang melebihi biaya variabel yang dikeluarkannya, tetapi kelebihan tersebut belum dapat menutupi biaya tetapnya. Dalam keadaan yang seperti ini perusahaan akan meneruskan usahanya, karena kalau tidak ia akan mengalami kerugian yang lebih besar lagi yaitu sebesar biaya tetap yang dikeluarkannya.

3.      Mengalami kerugian, di mana harus menutup perusahaan

Sementara kerugian yang kedua adalah perusahaan harus menutup perusahaannya, karena hasil penjualannya tidak dapat menutupi biaya produksinya baik biaya tetap maupun biaya variabel. Keadaan yang seperti ini akan berlaku apabila hasil penjualan hanyalah sebesar atau kurang dari biaya variabel.

Dalam jangka panjang kondisi yang dapat dicapai perusahaan adalah kondisi keuntungan normal (break even point). Sebab bila terjadi keuntungan supernormal, maka hal ini akan menyebabkan banyaknperusahaan akan masuk, sehingga keuntungan yang diperoleh semakin lama akan semakin menurun. Kondisi yang sama akan terjadi pada saat kerugian, di mana kerugian semakin lama semakin menurun. Inilah yang menyebabkan dalam jangka panjang hanya keuntungan normal saja yang diperoleh perusahaan.




D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PASAR PERSAINGAN SEMPURNA

Keadaan pasar yang bersifat persaingan sempurna banyak digunakan sebagai pemisalan di dalam analisis ekonomi. Kebanyakan analisis ekonomi menganggap bahwa pesaingan sempurna ialah struktur pasar yang lebih ideal dari jenis-jenis pasar lainnya. Ini disebabkan oleh beberapa kebaikan dari pasar persaingan sempurna. Namun demikian ia juga mempunyai beberapa kekurangan.

Kebaikan utama dari pasar persaingan sempurna adalah menuju tingkatan efesiensi penggunaan daktor produksi lebih baik, secara umumn dapat dirinci sebagai berikut:

1. Menggunakan sumber daya secara efesien artinya seluruh sumber-sumber daya yang tersedia sepenuhnya digunakan.
Corak pemanfaatan sumber tersebut sedemikian rupa sehingga tujuan yang ingin dicapai adalah tidak ada cara lain dan dapat menambah kemakmuran masyarakat. Proses menuju cara yang paling efesien penggunaan faktor produksi

2. Adanya kebebasan bertindak dan memilih.
Hal ini sangat bermanfaat untuk membawa para pengelola perusahaan pada peningkatan kreatifitas sehingga pada akhirya kewirausahaannya akan terus mengalami peningkatan

3.Pada pasar persaingan sempurna
tidak tampak kegiatan saling 

menyaingi antar penjual.
4. Penjual tidak mungkin mengadakan persaingan harga dengan 

maksud merebut pasar karena harga pasar adalah suatu yang harus 
diterima masing-masing produsen.
5. Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapa pun jumlahnya 

tanpa mengalami penurunan harga
6. Tidak mungkin mengubah bentuk barang untuk merebut pasar 

karena adanya homogenitas barang
7. Informasi tentang pasar telah diketahui oleh saingan usaha dan 

usaha untuk menyaingi perusahaan lainnya juga tidak 
menghasilkan apa-apa karena jumlah saingan sangat tidak terbatas
8. Konsumen tidak perlu beradu tegang tentang tawar-menawar 

harga barang karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh siapa pun


Sedangkan kekurangan pasar persaingan sempurna adalah:
1.      Tidak mendorong adanya inovasi. Penemuam suatu teknologi mudah dicontoh oleh perusahaan lain, pengembangan teknologi dan teknik produksi yang lebih baik dianggap tidak memperoleh keuntungan dimasa depan dan kemajuaan teknologi hanya terbatas pada perusahaan besar.
2.      Adakalanya menimbulkan ongkos sosial, seperti adanya pengotoran lingkungan (pencemaran) dan lain sebagainya
3.      Membatasi pilihan konsumen, artinya barang yang dihasilkan homogen (sama) maka konsumen mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang dikonsumsinya
4.      Ongkos produksi dalam pasar persaingan sempurna mungkin lebih tinggi sebagai akibat adanya trial and error dan persaingan
5.      Efesiensi penggunaan sumber-sumber daya todak selalu menciptakan pemerataan distribusi pendapatan, artinya perekonomian pasar permintaan ditentukan oleh corak produk perusahaan, dan akan berpengaruh terhadap penggunaan sumber daya. Kalau distribusi pendapatan tidak merata maka penggunaan sumber daya akan lebih banyak digunakan untuk kepentingan golongan menengah atas.
6.      Apabila eksplotasi penggunaan input tidak dibatasi bisa menimbulkan kerusakan pada sumber ekonomi, akibat adanya perlombaan penggunaan sumber ekonomi yang dimaksud.

2.  pasar monopoli
A.      pengertian
Pasar monopoli adalah bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual saja.
Dalam bentuk pasar ini hanya terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing (competitor) sehingga penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. Sebagai penjual tunggal, monopolis dapat meraih keuntungan yang melebihi normal.
B.      Macam-macam pasar monopoli
+ Alamiah : Muncul karena keadaan alam yang khas.
+ Undang-Undang : Muncul karena pemberlakuan kebijakan / Undang-Undang.
Terdiri dari :
     Monopoli Negara
     Hak cipta
     Hak paten
     Hak merk


+ Masyarakat : Muncul karena kepercayaan masyarakat.
+ Penguasaan teknologi dan tenaga ahli : Muncul karena menguasai teknologi dan tenaga ahli.
+ Kemampuan efisiensi : Muncul karena mampu menghemat / biaya produksi.
+ Penguasaan bahan baku : Muncul karena menguasai bahan baku.
C.      Ciri ciri pasar monopoli
+  terdapat satu penjual
+  harga ditentukan penjual (monopoli).
+  perusahan laen sulit memasukan pasar.
+konsumen tidak bisa pindah walai rugi
+bisa menimbulkan ketidak adilan / kerugian bagi masyrakat

D.     Kebaikan dan keburukan pasar monopoli
+Kebaikan:

-Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
-dapat meningkatkan daya saing bilamonopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi
-Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan negara
-Dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten

+Keburukan :
-perusahan lain sulit memasuki pasar
-mkenciptakan ketimpangan distribusi endapat
-jumlah produk tergantung monopolis
-monopolis umumnya bertindak boros
-Timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli/konsumen

E.      Usaha pemerintah mengatasi keburukan.

+Membuat Undang-Undang / peraturan yang mencegah timbulnya monopoli

+Menarik pajak tinggi kepada monopolis

+Mengizinkan impor barang yang sama dengan barang monopolis

+Ikut menentukan tinggi rendahnya barang

+Membuat perusahaan sejenis


4.      Pasar Oligopoli

a. Pengertian
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar (price leader).

b. Ciri-ciri pasar oligopoli
+Terdapat beberapa penjual
+Barang yang dijual homogen atau beda corak
+Sulit dimasuki perusahaan baru
+Membutuhkan peran iklan
+Terdapat satu market leader (pemimpin pasar)
+Harga jual tidak mudah berubah

c. Macam-macam pasar oligopoli

+ Oligopoli murni : menjual barang yang homogen.
Contoh : pasar semen
+ Oligopoli diferensial : menjual barang yang berbeda corak.
Contoh : pasar mobil, pasar sepeda motor

d. Kebaikan dan keburukan pasar oligopoli

+Kebaikan :
-Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
-Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
-Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual
-Adanya penerapan teknologi baru

+Keburukan :
-Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
-Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
-Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang
-Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
-Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
-Bisa berkembang ke arah monopoli

e. Usaha pemerintah mengatasi keburukan
1. Mengeluarkan Undang-Undang anti trust
2.Memberi kemudahan bagi perusahaan baru untuk masuk pasar

f. Contoh Pasar Oligopoli
1.      Contoh Produk  industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat


5.      Pasar Monopsoni

a. Pengertian

Pasar monopsoni adalah pasar yang dikuasai satu pembeli, apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal. Contoh : pabrik susu Nestle.

b. Ciri-ciri pasar monopsoni

+ Hanya ada satu pembeli
+ Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
+ Barang yang dijual merupakan bahan mentah
+ Harga sangat ditentukan pembeli

c. Kebaikan dan keburukan pasar monopsoni

+Kebaikan
- Kualitas produk lebih terpelihara
- Penjual akan hemat dalam biaya produksi

+Keburukan
- Pembeli bisa seenaknya menekan penjual
- Produk yang tidak sesuai keinginan pembeli tidak akan dibeli dan bisa terbuang

d. Contoh Pasar Monopsoni
Contoh Produk
pabrik susu Nestle.
Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.

Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

BTemplates.com