Sabtu, 18 Juni 2016

Bagian dan fungsi dari motherboard

Motherboard , mungkin untuk sebagian orang yang belajar tentang komputer pasti sudah tahu dan apal bagian-bagiannya serta fungsinya. namun untuk membantu yang masih baru belajar berikut penjelasan singkat tentang pengertian motherboard serta funsgi dan bagian-bagian penting pada motherboard



Motherboard pertama kali dibuat pada tahun 1977, oleh Apple untuk Apple II-nya. Berbeda dengan sekarang dulu komponen-komponen komputer seperti CPU dan memori ditempatkan di satu kartu tersendiri, dan dihubungkan dengan kabel-kabel.

Karena tampilan yang tidak tertata dan sulit untuk menghubungkan satu komponen PC dengan komponen lainnya, para pengembang produk komputer membuat satu tempat khusus untuk menampung berbagai periferal komputer. Terciptalah suatu papan lebar yang berisi beragam slot sebagai tempat menghubungkan komponen-komponen PC, yang kemudian dinamai motherboard.

Pengertian dari motherboard sendiri yaitu papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo. Pengertian lain dari motherboard atau dengan kata lain mainboard adalah papan utama berupa pcb yang memiliki chip bios (program penggerak), jalur-jalur dan konektor sebagai penghubung akses masing-masing perangkat.

 Dalam sistem komputer, peripheral-peripheral akan saling terkoneksi di dalam motherboard dan dapat meneruskan instruksi melalui jalur-jalur pada board. Seluruh peripheral yang terkoneksi akan menjadi sebuah sistem komputer yang utuh. Sementara fungsi motherboard pada umumnya adalah menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer. Motherboard bisa dikatakan sebagai tulang punggung (backbone) dari sistem komputer, semua komponen komputer pasti terhubung dengan motherboard, baik langsung maupun tidak langsung.



Komponen – komponen motherboard :
  1. Soket CPU atau Processor Socket, digunakan untuk menginstal atau menyisipkan prosesor . Ada dua jenis soket  yang kita kenal, yaitu soket LIF soket dan soket  ZIF. LIF singkatan dari Low Insertion Force, yaitu soket model lama, dan ZIF adalah singkatan dari Zero Insertion Force, adalah soket prosesor model baru.
Gambar 1.0. Soket CPU
  1. North Bridge letaknya selalu dekat dengan soket prosesor, yaitu merupakan salah satu komponen penting dari motherboard. North Bridge adalah titik fokus dari motherboard, dan disebut juga dengan memory controller hub. North bridge terhubung dengan socket Processor, slot RAM serta slot AGP.
Gambar 1.2. North bridge
  1. South Bridge dan North Bridge adalah dua kutub utama motherboard. South Bridge terhubung dengan antarmuka IDE primer dan sekunder, konektor SATA, konektor Floppy Drive, slot PCI dan BIOS.
Gambar 1.3 South bridge
  1. Slot RAM adalah komponen pada motherboard yang digunakan untuk menyisipkan RAM.
Gambar 1.4 Slot RAM
  1. Slot AGP digunakan untuk memasukkan AGP Card. AGP atau singkatan dari Accelerated Graphics Port, adalah slot untuk kartu grafis yang ditujukan untuk game 3D. Letaknya selalu di samping slot PCI.


Gambar 1.5 Slot AGP
  1. Slot PCI digunakan untuk menyisipkan Add-on Card, seperti kartu LAN , Kartu Sound , dan kartu TV tuner .PCI adalah singkatan dari Peripheral Component Interconnect.
Gambar 1.6 Slot PCI
  1. Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) adalah sebuah baterai yang memasok powerpada sebuah memori kecil pada motherboard yang berfungsi untuk menyimpan settingan konfigurasi komputer, waktu, dll. CMOS menjaga agar kita tidak perlu mengkonfigurasi hal-hal tersebut setiap kali kita menyalakan komputer
Gambar 1.7 Baterai CMOS
  1. Primary and Secondary IDE Interfaces juga disebut dengan konektor IDE atau konektor PATA. IDE adalah kependekan dari Integrated Device Electronics, yang mendukung untuk perangkat IDE, seperti Hard disk dan CD dan DVD drive .
Gambar 1.8 Promary and Secondary IDE
  1. Konektor SATA juga disebut sebagai konektor Serial ATA.  SATA kependekan dari Serial Advanced Technology Attachment, yang berguna untuk menghubungkan perangkat serial ATA.

Gambar 1.9  konektor SATA
  1. BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System, yang juga merupakan salah satu bagian chip penting dari motherboard, untuk melakukan POST ( Power On Self Test ) .
Gambar 2.0  BIOS
Read More

Perbedaan dari seri NVidia

Bagi teman – teman yang ingin mengetahui VGA Card produksi NVidia, ada beberapa perbedaan antara GT, GTS, dan GTX pada kode seri GPU (Graphic Processing Unit) yang akan teman beli. Mungkin artikel ini bisa membantu Anda.

Jika kita menelusuri seri Video Graphics Card yang dirilis oleh NVidia, maka kita akan menemukan kode "prefix" di depan angka-angka yg melambangkan seri dan katagori dari kartu grafis tersebut. Seperti misalnya pada kartu grafis NVidia GTX 650 Ti. Penjelasan sederhananya adalah sebagai berikut:

"GTX" adalah kode prefix awalan yg dimaksud diatas, sedangkan angka "650" melambangkan generasi serta seri chipset GPU, dan yg terakhir "Ti" adalah embel-embel semacam gimmick marketing dari NVidia, kemungkinan diambil dari kata "Titanium" yg merupakan pembaruan dari seri kartu grafis yg sama, sekaligus menandakan seri VGA Card tersebut telah ditambahkan sejumlah fitur agar mendapat performa yg lebih baik, sebagai bukti dapat dilihat perbedaan jumlah cuda coresantara GTX 650 dengan GTX 650 Ti.

Dengan demikian, apabila teman sedang merakit komputer gaming, maka jangan sampai salah pilih. Ketahui terlebih dahulu apa seri dari VGA Card tersebut dan bagaimana kemampuannya untuk mengolah grafis.

Awal mula penamaan seri GPU NVidia
Dulu, sebelum NVidia merilis seri GPU GeForce 100, mereka menamai produk-produk yang dirilisnya dengan 4 angka yang menunjukkan tipe, model, dan kelas dari VGA Card tersebut. Diurutkan sebagai berikut:

§  Angka pertama, menunjukan seri GPU yang digunakan, Contoh: GeForce 9400GT, berarti menggunakan seri GeForce 9.
§  Angka kedua, ketiga, dan keempat, menunjukkan kategori atau kelas dari VGA tersebut, yang dibagi lagi menjadi:

§  Antara 000-550, merupakan GPU NVidia yang ditujukan untuk kalangan pengguna umum atau mainstream. Contohnya adalah GeForce 9400GT dan GeForce 9500GT.
§  Antara 600–750, adalah GPU NVidia yang ditujukan bagi mereka yang ingin mengejar performa. Contohnya adalah GeForce 9600GT dan GeForce 9600GSO.
§  Antara 800–950, adalah GPU NVidia yang dikhususkan bagi kalangan enthusiast atau penggila grafis tingkat tinggi. Contohnya adalah GeForce 9800GT dan GeForce 9800GTX.

Prefix atau kode yang terdapat di akhiran nomor seri digunakan untuk membedakan jumlah memory, RAM, inti clock (core clocks), dan pixel pipelines yang digunakan dalam satu seri GPU tersebut. Semakin besar memory, semakin banyak core clocks dan pixel pipelines yang digunakan, maka kinerja kartu grafis akan semakin bagus walaupun menggunakan GPU yang sama. Misalnya GeForce 9600GT, 9800GT dan 9800GTX, walaupun sama-sama menggunakan GPU seri GeForce 9, tapi 9800GT masih lebih baik dari 9600GT, dan 9800GTX masih lebih baik daripada GeForce 9800GT.

Penjelasannya adalah (diurutkan dari kode GPU yang berkinerja terendah ke tertinggi):
·      GS
Merupakan kartu grafis standar dengan clocks yang tidak terlalu tinggi dan memang dirancang untuk performa minimum.

·      GT
Seri GT hanya berbeda tipis dari GS, dengan core clocks yang lebih tinggi dan mungkin juga ditambahkan lebih banyak memory onboard. Ini pada dasarnya masih merupakan kartu grafis yg tidak terlalu menghasilkan lonjakan performa signifikan namun harganya lebih murah.

·      GTS
Ditambahkan lebih banyak RAM onboard dan memiliki clocks yang lebih tinggi dari core clocksbiasa. Mungkin juga ditambahkan pixel shaders atau pixel pipelines untuk meningkatkan kinerja kartu grafis.

·      GTX
Memiliki memory paling besar dari keseluruhan seri GPU dan clock yang lebih tinggi dari semua yang disebutkan diatas. Juga termasuk lebih banyak pixel pipelines dan biasanya mengalahkan performa GS minimal 15 sampai 20% lebih tinggi dari versi GS.

·      ULTRA
Ini adalah GPU yang memuncaki daftar kartu grafis tercepat dari seri yang sama. Memory yang terbanyak dan terbaik, ditanamkan core clocks maksimal yang mampu ditangani oleh GPU seri tersebut. Juga jumlah maksimal shaders, pipelines, dan mengalahkan performa GTX 25 hingga 30 persen.

Namun sejak dirilisnya seri GPU GeForce 100, NVidia kemudian mengubah cara penamaan produknya menjadi lebih sederhana dengan hanya tiga digit angka saja, dimana yang membedakan justru di duadigit terakhir. Penjelasannya sebagai berikut:

§  No Prefix (tanpa awalan), G, GT (dengan dua digit terakhir antara 00-40): 
Merupakan seri GPU yang ditujukan untuk penggunaan rumahan, business, atau Home Theater PC (HTPC), yang cukup untuk memutar video resolusi tinggi (contohnya video full HD 1080p) atau memainkan game-game ringan dengan kebutuhan pengolah grafis tidak terlalu tinggi. Contoh dari seri ini adalah GeForce 210 dan GeForce GT 630.

§  GT, GTS, GTX (dengan dua digit terakhir antara 40–60): 
Merupakan GPU NVidia yang menyasar penggemar video games dan multimedia. Sebagai contoh adalah: GeForce GT 640, GeForce GTS 450, dan GeForce GTX 650. Jadi, jangan terjebak dengan pola pikir yang salah, beranggapan bahwa GeForce GT 630 lebih baik daripada GeForce GTS 450. Hal yang terjadi justru sebaliknya, GTS 450 lebih baik dari GT 630.

§  GTX (dengan dua digit terakhir antara 60–95): 
Adalah GPU NVidia yang dikhususkan untuk para enthusiast atau penggemar kartu grafis dengan kinerja super alias paling tinggi. Biasanya digunakan untuk pengolahan gambar tiga dimensi, desain grafis, atau video editing dengan resolusi tinggi. Contoh dari seri ini adalah GeForce GTX 770 dan GeForce GTX 780.

§  Seri Quadro (dengan prefix FX, NVS, K, dan sebagainya) 
Quadro adalah sebuah merk dari Unit Pengolah Grafis alias GPU yg dirilis oleh NVidia. Mereka dirancang untuk berakselerasi dengan CAD (computer-aided design) dan DCC (digital content creation), dan oleh sebab itu mereka biasanya digunakan dalam pekerjaan desain grafis atau 3D rendering dalam pembuatan gambar atau video tiga dimensi (dibandingkan dengan seri produk NVidia GeForce yg memang secara spesifik ditujukan untuk komputer gaming).

Untuk kode prefix GT, GTS, dan GTX, penjelasannya masih sama dengan yang diatas, yakni GTX lebih baik daripada GTS, dan GTS lebih baik daripada GT, karena penggunaan memory, clocks, dan pixel shaders/pipelines yang lebih banyak sehingga meningkatkan performa GPU.

Demikian adalah penjelasan mengenai perbedaan antara kode GT, GTS, dan GTX pada GPU atau VGA Card keluaran NVidia.
Sumber : http://www.adrianoize.com/2013/06/perbedaan-gt-gts-gtx-nvidia.html


Read More

Penjelasan Tentang Web Server

Pengertian dan Cara Kerja dari Web Server :

Web Server yaitu sebuah sarana dari layanan sebuah website atau biasa disebut dengan WWW (World Wide Web). Sebuah web server akan menunggu permintaan dari seorang client untuk menggunakan sebuah browser, seperti browser Internet Explorer, Google chrome, Mozilla Firefox, Opera dan browser lainnya. Jika ada sebuah permintaan dari browser, maka sebuah web server akan langsung memproses sebuah permintaan tersebut dan kemudian akan memberikan hasil prosesnya yaitu berupa data yang diinginkan dan akan menampilkan pada sebuah browser.

Sehingga jika sebuah proses yang dimulai dari permintaan web client atau dari (browser), maka akan langsung diterima oleh web server, kemudian diproses, dan kemudian dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke web client lagi dilakukan secara transparansi. Jadi bisa dikatakan, setiap orang akan dapat dengan mudah mengetahui apa yang akan terjadi pada tiap-tiap proses. Namun secara garis besarnya yaitu sebuah web server hanya akan memproses semua masukan yang diperolehnya dari sebuah permintaan dari web clientnya.

Contoh Aplikasi Webserver :

1. Apache
Apache biasanya saya gunakan untuk mencoba membuat website secara offline, dan mendevelop website, jika sudah fix berhasil maka akan langsung saya jadikan web ini menjadi online. 
Apache yaitu sebuah server web yang biasa digunakan dalam pemrograman web berbasis server. Biasa seorang programmer menggunakan aplikasi ini, dan biasanya diinstall di komputer lokal untuk mencoba mengeksplorasi dan mengimplementasikan tentang pembuatan websitenya. Apache juga merupakan sebuah server web yang bersifat open source atau dengan kata lain, siapa saja bisa mengembangkan aplikasi ini sesuai dengan kemampuannya, sehingga menjadikan apache ini sebagai server web yang cukup terkenal oleh para programmer dan para ahli dibidang IT.

2. Xampp
Xampp juga sudah saya coba untuk digunakan sebagai web server, dimana aplikasi Xampp ini cukup ringan dibandingkan dari apche, dan Xampp ini cukup ringan tidak memakan banyak kapasitas hardisk. 

Xampp merupakan satu paket yang terdiri dari Apache, MYSQL, HTML, PHP, dan Perl. Xampp sangat mudah dipelajari dan proses kerjanya juga hampir sama dengan apache, dan untuk penginstallannya juga sangat mudah, untuk sobat yang ingin mencoba dan mendapatkannya bisa langsung menuju ke official websitenya di : http://www.apachefriends.org/en/index.html

Xampp sendiri dikelola dan dikembangkan oleh Apache Friends yang juga merupakan sebuah website non-komersial yang tujuannya untuk mempromosikan web server  dari Apache. Bisa dibilang satu produk, dari pengembangan apache. 

Saya sendiri sudah mencoba dari dua aplikasi tersebut untuk kebutuhan kuliah saat itu untuk mencoba membuat website dengan server lokal di komputer pribadi. 
Dari contoh dua aplikasi tersebut juga sangat membantu untuk sobat semua yang ingin mencoba membuat website, namun untuk sementara bisa diinstall dikomputer kemudian digunakan secara offline.


Sumber : http://www.it-newbie.com/2013/02/penjelasan-dasar-tentang-web-server.html
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

BTemplates.com