Sabtu, 18 Juni 2016

Sejarah Prosesor AMD

Prosesor AMD

Advanced Micro Devices (AMD) adalah produsen terbesar kedua di dunia mikroprosesor, setelah Intel. Pada 2010, AMD memiliki 12,1 persen pasar mikroprosesor global, dibandingkan dengan Intel 80,6 persen, menurut perusahaan yang melakukan riset yaitu perusahaan iSupply. Selama bertahun-tahun, AMD telah dikenal untuk membuat beberapa terobosan teknologi utama dalam pengembangan prosesor untuk komputer milik pribadi, berbagai jenis workstation, dan server.

Latar belakang

AMD didirikan pada tahun 1969 lebih tepatnya lagi di daerah Sunnyvale, kota California. Setahun kemudian, perusahaan memperkenalkan perangkat proprietary pertama, Am2501 logika counter, yang sangat sukses. Perusahaan yang memiliki jilukan go public pada tahun 1972. sepuluh tahun kemudian tepatnya tahun 1982, AMD menandatangani sebuah perjanjian dengan Intel untuk melayani sebagai produsen sumber kedua Intel untuk prosesor IBM komputer pribadi, namun Intel kemudian membatalkan perjanjian. Selama ini, AMD mengembangkan prosesor pertama, AMD 8086, yang identik dengan model Intel. 8086 memiliki clock rate sederhana hingga 10 MHz, sebagian kecil dari kecepatan prosesor modern. AMD terus mengembangkan prosesor yang lebih rendah dalam alternatif harga dibanding produk Intel.

K5 dan K6

Sejarah Prosesor AMD

Sejarah Prosesor AMD


Pada tahun 1995, AMD memperkenalkan mikroprosesor pertama yang dirancang secara independen, di : AMD-K5. K5 didasarkan pada arsitektur x86 yang dikembangkan oleh Intel, yang telah menjadi standar dominan untuk mikroprosesor. K5 juga teknologi yang lebih maju daripada prosesor Pentium saingan Intel, yang menawarkan clock speed 100 MHz mengesankan. Dua tahun kemudian, AMD mengembangkan mikroprosesor AMD K6-yang diposisikan sebagai berkinerja tinggi, murah alternatif untuk prosesor Intel Pentium II, membantu untuk mendorong harga komputer pribadi di bawah $ 1.000. AMD terus menyempurnakan K6 dengan versi baru, termasuk K6-III, yang dirilis pada tahun 1999, yang menawarkan clock speed hingga 450 MHz dan memori maksimum 4.096 MB.

Athlon

Sejarah Prosesor AMD


Pada tahun 1999, AMD memperkenalkan prosesor Athlon, prosesor generasi ketujuh. Pada saat itu, Athlon adalah prosesor tercepat di pasar dengan menggunakan teknologi x86, menawarkan kecepatan clock hingga 1 GHz. Bahkan, Athlon adalah prosesor pertama untuk menerobos hambatan gigahertz untuk clock speed, dan melakukannya hanya beberapa hari sebelum 1 GHz prosesor Intel Pentium III diperkenalkan. Athlon front-side bus - yang pada dasarnya merupakan jalur antara prosesor dan memori dan merupakan faktor penentu utama bagi kecepatan pemrosesan - dinilai pada 100 MHz.

Sempron

Sejarah Prosesor AMD

Secara historis, AMD telah mengembangkan produk-produk sebagai alternatif biaya rendah untuk Intel - dan ini lagi benar pada tahun 2004, ketika AMD memperkenalkan keluarga prosesor anggaran, awalnya disebut Duron tetapi kemudian dicap sebagai Sempron. Sempron lebih lambat dan memiliki memori cache kurang dari Athlon yang lebih tinggi-end, dan dirancang untuk bersaing dengan Intel Celeron, yang dirancang untuk anggaran PC.

Phenom

Sejarah Prosesor AMD

Pada tahun 2007, AMD diganti nama merek Athlon untuk prosesor high-end dengan Phenom. Pada 2010, AMD terus strategi biaya rendah dengan Intel, menawarkan enam-core, prosesor 1090T 3,2 GHz sebesar $ 295, secara signifikan kurang dari $ 885 daftar harga Intel untuk Core i7 enam-core, 3,2 GHz 970 prosesor.

Sumber : http://www.artikelteknologi.com/2015/06/perkembangan-teknologi-prosesor-terbaru.html
Read More

Perkembangan Teknologi Prosesor Intel


Perkembangan Teknologi Prosesor

Perkembangan Teknologi Prosesor Terbaru atau Processor. Sebelum kita masuk ke pembahasan teknologinya alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu prosesor : 
Prosesor adalah  IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dengan fungsi melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Prosesor ini terletak atau berada di motherboard / mainboard.

Prosesor juga disebut “Microprosessor”, dan bagian terpenting dari prosesor adalah:
  • Aritcmatics Logical Unit (ALU) : Melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan intruksi program. 
  • Control Unit (CU) :  Pengatur lalu lintas data seperti input, dan output. 
  • Memory Unit (MU) : Alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi.
Processor mengalami perkembangan dari generasi ke generasi. 
Saat ini terdapat banyak perusahaan yang bergerak dibidang komputer yang membuat prosesor, salah satu vendor raksasa computer yang membuat processor yaitu Intel, telah mengembangkan prosesor hingga generasi kedelapan, berikut ini adalah perkembangan processor hingga saat ini :

GENERASI 1 (Processor 8088 dan 8086)
Processor 8086 (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal, dimana komputer mikro 8 bit merupakan standart. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini. 8088 merupakan CPU 16 bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras yang ada.
Sesungguhnya 8088 merupakan CPU 16/8 bit. Secara logika prosesor ini dapat diberi nama 8086SX. 8086 merupakan CPU pertama yang benar-benar 16 bit di keluarga ini.

GENERASI 2 Processor 80286
286 (1982) juga merupakan prosessor 16 bit. Prosessor ini mempunyai kemajuan yang relatif besar dibanding chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah. 286 menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Belakangan diperkenalkan dengan kecepatan clock 8,10,dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT (1984). Pembaharuan yang lain ialah kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode perlindungan – mode kerja baru dengan “24 bit virtual address mode”/mode pengalamatan virtual 24 bit, yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Windows dan multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected kembali ke real mode / mode riil tanpa mere-boot PC, dan sistem operasi yang menggunakan hal ini hanyalah OS/2 saat itu.

GENERASI 3 Processor 80386 DX 
386 diluncurkan 17 Oktober 1985. 80386 merupakan CPU 32 bit pertama. Dari titik pandang PC DOS tradisional, bukan sebuah revolusi. 286 yang bagus bekerja secepat 386SX pertama-walaupun menerapkan mode 32 bit. Prosessor ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16,20, dan 33 MHz. Belakangan Cyrix dan AMD membuat clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz. 386 mengenalkan mode kerja baru disamping mode real dan protected pada 286. Mode baru itu disebut virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking karena CPU dapat membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri. 80386 merupakan CPU pertama berunjuk kerja baik dengan Windows versi- versi awal.

Processor 80386SX
Chip ini merupakan chip yang tidak lengkap yang sangat terkenal dari 386DX. Prosessor ini hanya mempunyai bus data eksternal 16 bit berbeda dengan DX yang 32 bit. Juga, SX hanya mempunyai jalur alamat 24. Oleh karena itu, prosessor ini hanya dapat mengalamati maksimum RAM 16 MB. Prosessor ini bukan 386 yang sesungguhnya, tetapi motherboard yang lebih murah membuatnya sangat terkenal.

GENERASI 4 Processor 80486 DX
80486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip 32 bit. Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math coprocessor/prosesor pembantu matematis.
Sebelumnya, math co-processor yang harus dipasang merupakan chip 387 yang terpisah, 486 juga mempunyai cache L1 8 KB.

Processor 80486 SX
Prosessor ini merupakan chip baru yang tidak lengkap. Math co-processor dihilangkan dibandingkan 486DX.

Processor Cyrix 486SLC
Cyrix dan Texas Instruments telah membuat serangkaian chip 486SLC. Chip-chip tersebut menggunakan kumpulan perintah yang sama seperti 486DX, dan bekerja secara internal 32 bit seperti DX. Tetapi secara eksternal bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh karena itu, chip-chip tersebut hanya menangani RAM 16 MB. Lagipula, hanya mempunyai cache internal 1 KB dan tidak ada mathematical co-processor. Sesungguhnya chip-chip tersebut hanya merupakan perbaikan 286/386SX. Chip-chip tersebut bukan merupakan chip-chip clone. Chip-chip tersebut mempunyai perbedaan yang mendasar dalam arsitekturnya jika dibandingkan dengan chip Intel.

Processor IBM 486SLC2
IBM mempunyai chip 486 buatan sendiri. Serangkaian chip tersebut diberi nama SLC2 dan SLC3. Yang terakhir dikenal sebagai Blue Lightning. Chip-chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, karena tidak mempunyai mathematical coprocessor yang menjadi satu. Tetapi mempunyai cache internal 16 KB (bandingkan dengan Intel yang mempunyai 8 KB). Yang mengurangi unjuk kerjanya ialah antarmuka bus dari chip 386. SLC2 bekerja pada 25/50 MHz secara eksternal dan internal, sedangkan chip SLC3 bekerja pada 25/75 dan 33/100 MHz. IBM membuat chip-chip ini untuk PC mereka sendiri dengan fasilitas mereka sendiri, melesensi logiknya dari Intel.

GENERASI 5 Pentium Classic (P54C)
Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993. Prosessor Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock. Prosessor ini menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip. Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz. Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan sisanya, bekerja pada 66 MHz(P100, P133,P166, dan P200).

GENERASI 6 Pentium Pro
Pengembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November, 1995 . Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2. Fitur yang baru ialah bahwa cache L2 yang menjadi satu Chip raksasa, dengan chip empat persegi panjang dan Socket-8nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini.

Pentium II
Pentium Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosessor puncak Intel. Prosessor ini mengakhiri seri Pentium Pro yang sebagian terdapat pengurangan dan sebagaian terdapat perbaikan.
Diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur- fitur :
  • CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single Edge Contact Cartridge)
  • Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+.
  • Perintah-perintah MMX.
  • Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna Windows 3.11)
  • Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB).
  • Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi).
  • Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.
Dengan rancangan yang baru, cache L2 mempunyai bus sendiri. Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU, seperti 133 MHz atau 150 MHz. Jelas merupakan sebuah kemunduran dari Pentium Pro, yang dapat bekerja pada 200 MHz antara CPU dan cache L2. Hal ini dijawab dengan cache L1. Dibawah ini terlihat perbandingan tersebut :
Pentium II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333,350, 400, 450, dan 500 MHz (kecepatan yang lebih tinggi segera muncul). Dengan chip set 8244BX dan i810 Pentium II mempunyai unjuk kerja yang baik sekali.
Pentium II berbentuk kotak plastik persegi empat besar, yang berisi CPU dan cache. Juga terdapat kontroler kecil (S824459AB) dan kipas pendingin dengan ukuran yang besar.

Pentium-II Celeron
Awal 1998 Intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium Pro II yang agak mahal. Banyak pengguna membeli AMD K6-233M, yang menawarkan unjuk kerja sangat baik pada harga yang layak.
Maka Intel membuat merek CPU baru yang disebut Celeron. Prosesor ini sama dengan Pnetium II kecuali cache L2 yang telah dilepas. Prosessor ini dapat disebut Pentium II-SX. Pada 1998 Intel mengganti Pentium MMX-nya dengan Celeron pertama. Kemudian rancangannya diperbaiki.
Cartridge Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pda sistem bus 66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.

Pentium-II Celeron A : Mendocino
Bagian yang menarik dari cartridge baru dengan 128 KB cache L2 di dalam CPU. Hal ini memberikan unjuk kerja yang sangat baik, karena cache L2 bekerja pada kecepatan CPU penuh. Celeron 300A merupakan sebuah chip dalam kartu :

Pentium-II Celeron PPGA : Socket 370
Socket 370 baru untuk Celeron. Prosessor 400 dan 366 MHz (1999) tersedia dalam plastic pin grid array (PPGA). Socket PGA370 terlihat seperti Socket 7 tradisional.yang mempunyai 370 pin.

Pentium-II Xeon
Pada 26 Juali 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang diberi nama Xeon. Ditujukan untuk server dan pemakai high-end. Xeon merupakan Pentium II degnan cartridge baru yang sesuai konektor baru yang disebut Slot two. Modul ini dua kal lebih tinggi dari Pentium II, tetapi ada perubahan dan perbaikan penting lain :
  • Chip RAM cache L2 jenis baru: CSRAM (Custom SRAM), yang bekerja pada kecepatan CPU penuh.
  • Ukuran cache L2 yang berbeda : 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2.
  • Memori RAM hingga 8 GB dapat di-cache.
  • Hingga empat atau delapan Xeon dalam satu server.
  • Mendukung server yang dicluster.
  • Chip set baru 82440GX dan 82450NX.
Chip Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU penuh. Dapat diperkirakan, bahwa akan mempunyai unjuk kerja yang sama seperti cache L1. Tetapi antarmuka dari L1 ke L2 bernilai beberapa tik clock pada awal tiap perpindahan, sehingga ada beberapa kelambatan. Tetapi jika data sudah dipindahkan, bekerja pada kecepatan clock penuh.

Generasi ke 8 Intel Core 2 duo
Processor generasi ke 8 adalah Core 2 Duo yang di luncurkan pada juli 2007. Processor ini memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.
Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.
Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2).

Core i3 M
Meski tidak dilengkapi Turbo boost, performa Core i3 tetap memikat. Hyper-threading membuat kemampuannya dapat dipakai secara maksimal. VGA-nya pun sudah lebih dapat diandalkan dibandingkan VGA onboard terdahulu. Jika dana Anda terbatas namun menginginkan performa dari arsitektur terbaik Intel, Core i3 adalah pilihan yang jauh lebih unggul dibandingkan Core2 Duo.

Core i5 M
Notebook dengan prosesor ini memang memiliki 2 inti prosesor (dual core). Akan tetapi, tersedianya Hyper-threading membuatnya tampil seakan memiliki 4 inti prosesor. Turbo boost menjadi andalannya dalam hal performa. Sementara itu, VGA terintegrasinya sudah mencukupi untuk pemutaran film HD 1080p, bahkan film Blu-Ray. Jika perlu, beberapa game 3D ringan pun bisa dimainkannya. Jika Anda menginginkan performa tinggi dengan mobilitas baik, Core i5 adalah pilihan yang baik. Harganya pun tidak mencekik.

Core i7 M
Prosesor ini adalah Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Teknologi 32 nm membuatnya bekerja dengan suhu relative rendah. Kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost membuatnya memiliki performa tinggi. Apabila dipadu dengan VGA tambahan, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik bagi pencinta performa tinggi. Kemampuannya bahkan dapat bersaing dengan Core i7 QM. Tentu saja, dengan harga yang lebih tinggi.

Core i9
Core i9 adalah processor terbaru intel, dengan spesifikasi memiliki 6 core dengan kecepatan 2.8 Ghz dengan L2 256KB X 6 dan L3 12MB. Procesor Gulftown ternyata lebih hemat power dibanding Corei 7 dan Core 2 Quad pada kecepatan yang sama. Tidak itu saja, Core i9 lebih dingin hampir 8 derajat dibandingkan Core 2 Quad, Core i5 dan Core i7. Untuk gaming kelas FPS, Core i9 memiliki angka relatif. Test benchmark game FarCry 2 dan Unreal Tournament dipegang oleh Core i9, disusul Core i7, Corei 5, Core 2 Quad dan terakhir Phenom II X4. Game Left 4 Dead unggul oleh Core i5, diisusul Core 2 Quad, Phenom II X4, Core i9 (Gulftown) dan terakhir Core i7.

Teknologi Prosesor (Processor)

Keunggulan Prosesor Intel
Pada beberapa jenis prosesor intel di atas sebenarnya sudah diberikan beberapa penjelasan tentang keunggulan intel sesuai dengan spesifikasinya. Namun secara umum prosesor intel memiliki enggulan antara lain:
  • Temperatur pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas.
  • Pipeline pada intel lebih panjang dibanding prosesor lain seperti AMD
  • Intel menang di brand image dan marketnya.
  • Pada prosesor Intel Pentium 4 harga standard, kinerjanya lumanyan cepat.Beberapa uji joba permorma ternyata prosesor intel lah yang kuat dalam hal apapun disbanding prosesor lain (AMD).
  •  Prosesor Intel lebih kuat dari porsesor AMD pada aplikasi multimedia.
Intel Turbo Boost : Meningkatkan performa dengan meningkatkan frekuensi core sesuai dengan permintaan pemakai secara otomatis. ( Core i5 dan i7 ). Contoh : Processor Intel Core i-7 720QM memiliki clock speed sebesar 1.60 GHz untuk minimum. Ketika menjalankan aplikasi yang membutuhkan clock speed yang tinggi. Processor secara otomatis meningkatkan clock speed hingga 2.93 GHz maksimum clock speednya. Dan ketika tidak dibutuhkan maka otomatis clock speednya akan menurun di angka minimum clock speed. Ibarat Speedometer semakin di gas semakin cepat jalannya kendaraan.

Intel HD Graphics : Grafik yang sudah high definition. Dibandingkan dengan Intel Graphics pada Core 2 Duo, Pada core-i grafiknya sudah jauh lebih bagus karena sudah HD. ( Pada Core i3, i5 dan i7 ). Maksimum Memory pada RAM hingga 16GB ( Maksimum memory tergantung dari masing–masing tipe processor ).
Sudah Menggunakan module DDR3 dengan FSB 1066 MHz.
    Core i3 = Pada core i3 hanya memiliki 2 Core, Hyperthreading ( 4 Way )
    Core i5 = Pada core i5 memiliki 2 Core, Hyperthreading ( 4 Way ) dan Turbo Boost
    Core i7 = Pada core i7 memiliki 4 Core, Hyperthreading ( 8 Way ) dan Turbo Boost
Core i9 lebih dingin hampir 8 derajat dibandingkan Core 2 Quad, Core i5 dan Core i7. Untuk gaming kelas FPS, Core i9 memiliki angka relatif. Test benchmark game FarCry 2 dan Unreal Tournament dipegang oleh Core i9, disusul Core i7, Corei 5, Core 2 Quad dan terakhir Phenom II X4. Game Left 4 Dead unggul oleh Core i5, diisusul Core 2 Quad, Phenom II X4, Core i9 (Gulftown) dan terakhir Corei7.
Kelemahan prosesor INTEL
Beberapa kelemahan prosesor intel antara lain:
  • Lemah untuk urusan grafis , gaming dan program 3D bila dibanding dengan AMD misalnya.
  • Untuk menggunakan prosesor Intel anda harus mengeluarkan banyak biaya apalagi dengan performanya tinggi yang di hasilkan oleh prosesor Intel yaitu Intel i7
Kelemahan-kelemahan itu sebenarnya tidak terlalu berarti karena perbaikan performa yang dilakukan oleh Intel sudah sangat maju terutama dengan munculnya Core i7 dan Core i9. Kemampuan grafis, gaming dan 3D setelah di uji ternyata memiliki angka relative.

Sumber : http://www.artikelteknologi.com/2015/06/perkembangan-teknologi-prosesor-terbaru.html
Read More

Minggu, 05 Juni 2016

Contoh Bab 1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.        Latar belakang
Penggunaan Internet saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat di hindarkan. Hal ini menyebabkan banyak hal yang dapat dilakukan melalui internet, salah satunya adalah perdagangan atau jual beli. Perdagangan yang dilakukan melalui internet tidak hanya memperdagangkan barang namun juga bisa memperdagangkan jasa. Salah satu jasa yang dilakukan internet adalah jasa penjualan online terhadap hewan.
Transaksi jual beli hewan peliharaan dengan menggunakan cara bertemu langsung mulai sulit dilakukan karena keterbatasan waktu,tempat dan jarak yang tidak selamanya dekat antara penjual dan pembeli. Selain itu, transaksi jual beli hewan peliharaan secara langsung rentan akan tindak kriminal seperti penipuan dan hewan yang dijual sering tidak sesuai dengan yang di tawarkan. Selain jual beli hewan peliharaan dengan cara bertemu langsung banyak  masyarakat yang menggunakan situs online untuk  jual beli hewan peliharaan. Namun, situs online tersebut masih jarang yang hanya berfokus pada jual dan beli hewan peliharaan. 
Toko online yang dibuat menawarkan berbagai macam hewan peliharaan yang dijual seperti kucing, anjing, kelinci, hamster, marmut, dan sugar glider tidak hewan peliharaan saja yang ditawarkan melainkan aksesoris hewan dan makanan hewan peliharaan. Selain itu toko online ini memiliki beberapa  sistem yang memudahkan saat bertransaksi maupun keamanan dalam berbelanja, salah satunya sistem login untuk melindungi data penjual dan pembeli, kemudian sistem keranjang belanja sistem ini akan menyimpan data-data transaksi jual dan beli hewan peliharaan,makanan, dan aksesoris.


Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penulis tertarik untuk menuangkannya kedalam penulisan ilmiah dengan judul PEMBUATAN WEBSITE JUAL BELI HEWAN PELIHARAAN MENGGUNAKAN PHP, MYSQL, DAN ADOBE DREAMWEAVER CC 2015.”

1.2.  Batasan Masalah
     Berdasarkan pada latar belakang di atas dan mengingat begitu banyaknya jenis hewan di dunia ini serta terbatasnya ilmu dan kemampuan yang dimiliki, maka masalah yang dibatasi hanya pada bagimana menyisipkan informasi dalam bentuk teks, gambar, cara membuat website, database jual beli hewan peliharaan,, perancangan interface, dan pembentukan halaman. Kemudian  membatasi hewan yang dijual adalah hewan yang tidak dilindungi serta hanya untuk hewan peliharaan saja dan juga hanya sebatas menjual dan membeli.  

1.3.      Tujuan Penulisan
     Tujuan penulisan ini adalah membuat website yang di khususkan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat dalam promosi jual dan beli hewan peliharaan secara online dengan menggunakan software PHP dan MySql. Dengan adanya website ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam jual dan beli hewan peliharaan secara cepat dan aman.


1.4.      Metodologi Penelitian
Pembuatan website jual dan beli hewan peliharaan ini dilakukan secara bertahap. Dalam pembuatan website ini, metode penulisan yang dilakukan penulis adalah :
1.      Studi lapangan yaitu dengan melakukan pencarian informasi tentang jenis-jenis hewan, harga hewan tersebut dan juga cara pemeliharaan masing-masing hewan. Dengan adanya Studi literature mengamati berbagai macam layanan penjualan hewan yang sudah terdapat di jaringan internet yang tujuannya adalah untuk mencari bahan perbandingan dalam website serta dengan melihat berbagai refernsi dari berbagai sumber buku, artikel dan internet yang membahas tentang pembuatan website jual dan beli hewan peliharaan dengan menggukan pemrograman Adobe Dreamweaver CC 2015 PHP dan MySQL.
2.      Perancangan pada tahap ini di mulai dengan pembuatan UML, flowchart, struktur navigasi, perancangan wibesite, perancangan tampilan website dan perancangan struktur database.
3.      Pembuatan website, pada tahap ini merupakan pembangunan dari website promosi jual beli hewan peliharaan dengan menggunakan Adobe Photoshop, Adobe Dreamweaver CC 2015, PHP dan MySQL seperti pembuatan halaman website, pembuatan database dan software yang digunakan serta mengupload website.

4.      Pengujian, tahap terakhir dimana penulis mengujicobakan website ini secara visual melalui notebook dengan spesifikasi berupa Oprating system Windows 10 Pro 64-bit (10.0 Build 10240), processor Intel® Core™ i3-4030U, CPU @1.90GHz.
Read More

Selasa, 19 April 2016

SEMBILAN UNSUR DALAM MEMBUAT KARANGAN

SEMBILAN UNSUR DALAM MEMBUAT KARANGAN

Sebelum menulis suatu gagasan atau tulisan ilmiah, seharusnya kita memperhatikan beberapa unsur yang terdapat dalam penulisan ilmiah tersebut. Sehingga penulisan ilmiah yang kita buat mampu memenuhi syarat penulisan dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik secara lisan ataupun tulisan.
Berikut adalah unsur-unsur dalam membuat suatu karangan  yang digunakan dalam pengungkapan suatu gagasan ilmiah, yaitu:
1.    Ragam Bahasa
2.    Ejaan
3.    Diksi
4.    Kalimat
5.    Alinea dan Pengembangannya
6.    Perencanaan Penulisan Karangan Ilmiah
7.    Kerangka Karangan
8.    Kutipan dan Catatan Kaki
9.    Abstrak dan Daftar Pustaka

a.  Ragam Bahasa
Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi tersebut bisa berbentuk dialekaksenlarasgaya, atau berbagai variasisosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri. Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.

b.  Ejaan
Ejaan adalah penggambaran bunyi bahasa (kata, kalimat, dsb) dengan kaidah tulisan (huruf) yang distandardisasikan dan mempunyai makna. Cara menuliskan bahasa (kata atau kalimat) dengan menggunakan huruf dan tanda baca yang distandarisasikan dan mempunyai makna. Ejaan juga  memiliki 3 aspek yaitu aspek fonologis untukpenggambaran fenom dengan huruf dan penyusunan abjad, aspek morfologisuntuk penggambaran satuan-satuan morfemis, aspek sintaksis untukpenanda ujaran berupa tanda baca. Dalam penulisan ejaan pun perlu diperhatikan pemakaian tanda baca serta pembagian kata yang pantas untuk dilihat serta dibaca oleh semua orang.

c.   Diksi
Diksi, dalam arti aslinya dan pertama, merujuk pada pemilihan kata dan gaya ekspresi oleh penulis atau pembicara.[butuh rujukan] Arti kedua, arti "diksi" yang lebih umum digambarkan dengan enunsiasi kata - seni berbicara jelas sehingga setiap kata dapat didengar dan dipahami hingga kompleksitas dan ekstrimitas terjauhnya. Arti kedua ini membicarakan pengucapan dan intonasi, daripada pemilihan kata dan gaya.
Diksi memiliki beberapa bagian; pendaftaran - kata formal atau informal dalam konteks sosial - adalah yang utama. Analisis diksi secara literal menemukan bagaimana satu kalimat menghasilkan intonasi dan karakterisasi, contohnya penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan gerakan fisik menggambarkan karakter aktif, sementara penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan pikiran menggambarkan karakter yang introspektif. Diksi juga memiliki dampak terhadap pemilihan kata dan sintaks. Diksi terdiri dari delapan elemen: Fonem, Silabel, Konjungsi, Hubungan, Kata benda, Kata kerja, Infleksi, dan Uterans.




d.   Kalimat
Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh, baik dengan cara lisan maupun tulisan. Dalam wujud lisan, kalimat diucapkan dengan suara naik turun, dan keras lembut, disela jeda, dan diakhiri dengan intonasi akhir. Sedangkan dalam wujud tulisan berhuruf latin, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik (.) untuk menyatakan kalimat berita atau yang bersifat informatif, tanda tanya (?) untuk menyatakan pertanyaan dan tanda seru (!) untuk menyatakan kalimat perintah. Sekurang-kurangnya kalimat dalam ragam resmi, baik lisan maupun tertulis, harus memiliki sebuah subjek (S) dan sebuah predikat (P). Kalau tidak memiliki kedua unsur tersebut, pernyataan itu bukanlah kalimat melainkan hanya sebuah frasa. Itulah yang membedakan frasa dengan kalimat.

e.   Alinea dan Pengembangannya
Alinea atau Paragraf adalah kesatuan pikiran yang lebih luas daripada kalimat, berupa penggabungan beberapa kalimat yang mempunyai satu gagasan atau satu tema. Meskipun demkian, ada juga alinea yang hanya terdiri dari satu kalimat saja. Pengembangan alinea :
a. Alinea/Paragraf Definisi
b. Alinea contoh
c. Alinea perbandingan
d. Alinea analogi
e. Alinea Klimaks atau Induktif
f. Alinea Anti Klimaks atau Deduktifg. Alinea Campuran
h. Alinea Sebab Akibati. Alinea Prosesj. Alinea Deskriptif
f.   Perancangan Penulisan Karangan
Perancangan penulisan karya ilmiah, dalam menulis karya ilmiah sangat dibutuhkan perancangan agar erstruktur, layaknya bangunan perlu rancangan untuk membuat bangunan yang kokoh. perencanaan dalam membuat suatu karangan ilmiah pun perlu diperhatikan. Karena untuk menghasilkan suatu karya ilmiah yang baik harus melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pengembangan, dan tahap revisi. Pertama kita harus menentukan tema dan topik yang akan kita bahas, kemudian kumpulkan semua informasi yang berkaitan dengan topik yaitu survey lapangan,selanjutnya menyusun hipotesis, lalu melakukan pengamatan dan mengumpulkan data hasil dari pengamatan, kemudian menganalisis data yang telah didapat.

g.   Kerangka Karangan
Outline menurut bahasa adalah kerangka, regangan, garis besar, atau guratan. Jadi outline merupakan rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan digarap dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur. Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Jadi kerangka karangan adalah rencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan atau kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas, susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan.

h.   Kutipan dan Catatan Kaki
Kutipan merupakan pendapat atau gagasan atau ide dari seseorang dari berbagai sumber, baik berupa tulisan dalam buku atau majalah, surat kabar atau bentuk tulisan lainnya. Mengutip adalah proses pengambilan gagasan tersebut. Sumber yang dipakai bisa diambil dari kamus, ensiklopedia, artikel, laporan, buku, majalah, internet dan lain sebagainya.
Catatan kaki adalah salah satu bagian penting dalam penulisan karya tulis, biasa digunakan dalam penulisan buku, skripsi, makalah, dan juga tulisan lainnya. Tujuan catatatan kaki aalah untuk memberi penjelasan tentang sumber kutipan dari suatu karya tulis. Catatan kaki ditulis disetiap lembar/halaman dimana sumber tersebut dimuat dalam sebuah karya tulis berbeda halnya dengan daftar pustaka yang penulisannya beraa di akhir karya tulis. Biasanya catatan kaki terdapat pada bagian bawah dan dipisahkan oleh garis panjang.

i.   Abstrak dan Dan Daftar Pustaka
Abstrak adalah bagian ringkas suatu uraian yang merupakan gagasan utama dari suatu pembahasan yang akan diuraikan. Abstrak digunakan sebagai “jembatan” untuk me¬mahami uraian yang akan disajikan dalam suatu karangan (biasanya laporan atau artikel ilmiah) terutama untuk memahami ide-ide per¬masalahannya. Dari abstrak, pembaca dapat mengetahui jalan pikiran penulis laporan/artikel ilmiah tersebut dan mengetahui gambaran umum tulisan secara lengkap. Biasanya abstrak ditempatkan di awal suatu laporan/artikel ilmiah dengan tujuan agar pembaca yang mempunyai waktu relatif sedikit cukup hanya dengan membaca abstraknya untuk memahami suatu karya ilmiah secara umum. Dalam artikel ilmiah, abstrak ditulis setelah judul dan nama pengarang yang diketik satu spasi. Untuk itulah, penulisan abstrak harus dapat mewakili isi karangan ilmiah secara keseluruhan, mulai dari latar belakang, metode, dan hasil penelitian.
Daftar pustaka adalah halaman yang berisi daftar sumber-sumber referensi yang kita pakai untuk suatu tulisan ataupun karya tulis ilmiah. Daftar Pustaka biasanya berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan (contohnya: thesis). Melalui daftar pustaka yang disertakan pada akhir tulisan, para pembaca dapat melihat kembali pada sumber aslinya.  
Dari 9 unsur diatas telah memenuhi syarat untuk menjadi suatu karangan ilmiah yang baik. Karena sebelum membuat suatu karangan ilmiah yang baik, kita harus menentukan ragam bahasa yang baik agar mudah dimengerti, serta ejaan-ejaan yang tepat untuk setiap kaimat dan kata. Pemilihan kata yang baik dan tepat juga sangat mempengaruhi apakah tulisan tersebut sudah mengungkapkan gagasan utama yang disampaikannya, dengan maksud agar karya tersebut dapat mencapai tujuannya. Alinea atau paragraf yang berfungsi untuk merapikan tulisan supaya enak dilihat juga sangat mempengaruhi baik tidaknya tulisan tersebut dimata para pembacanya. Dalam buku-buku tertentu juga ada yang mencantumkan kutipan sebagai pendukung suatu argumentasi si penulis dan catatan kaki untuk mempermudah pembaca memahami tulisan yang dibacanya. Abstrak yang memuat data diri si penulis juga terkadang ada pada buku-buku tertentu dan daftar pustaka sebagai penjelas bahwa buku tersebut telah ditulis melalui beberapa sumber.

Dapat disimpulkan bahwa ke-9 unsur tersebut wajib ada dalam Bahasa Indonesia, karena dapat membantu kita dalam menulis suatu karya ilmiah agar karya ilmiah kita dapat dimengerti dan diterima oleh semua orang dan para pembacanya. Terutama kita para mahasiswa dan mahasiswi harus mengetahui penataan dan penempatan ke-9 unsur ini dalam suatu penulisan ilmiah agar karangan ilmiah yang kita buat telah memenuhi syarat dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik, benar dan tepat.
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

BTemplates.com